TEBARAN.COM,MAKASSAR — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini potensi udara terasa panas (feels like) di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada 24–26 September 2026.
Peringatan dini tersebut memuat dua kategori, yakni Waspada dan Siaga. Informasi itu dibuat oleh Prakirawan BBMKG Wilayah IV pada 23 September 2026 pukul 08.30 WITA.
Pada Kamis (24/9/2026), kategori Siaga berlaku di Luwu Timur dan Luwu Utara. Sementara kategori Waspada meliputi Palopo, Luwu, Sidrap, Pinrang, Parepare, Barru, Soppeng, Bone, Bulukumba, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto serta Kepulauan Selayar.
Pada Jumat (25/9/2026), kategori Siaga meliputi Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Adapun kategori Waspada meliputi Palopo, Luwu, Enrekang, Parepare, Barru, Bone, Sinjai, Bulukumba, Maros, Makassar, Pangkep, Gowa, Takalar, dan Jeneponto serta Wajo.
Kondisi serupa diprakirakan pada Sabtu (26/9/2026), dengan kategori Siaga meliputi Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Kategori Waspada meliputi Palopo, Luwu, Enrekang, Parepare, Barru, Bone, Sinjai, Bulukumba, Maros, Makassar, Pangkep, Gowa, Takalar, dan Jeneponto serta Wajo.
Dalam informasi BBMKG, kategori Waspada menunjukkan udara terasa panas pada rentang 35–40 derajat Celsius, sedangkan kategori Siaga menunjukkan udara terasa panas pada rentang 40–45 derajat Celsius. Adapun kategori Awas berada pada kondisi udara terasa panas dengan suhu 45 derajat Celsius atau lebih.
Istilah feels like dalam peringatan tersebut menunjukkan kondisi panas yang dirasakan, sehingga angka yang tercantum pada kategori tidak serta-merta berarti seluruh wilayah kabupaten/kota mengalami suhu udara aktual pada angka tersebut.
BBMKG juga mengingatkan bahwa peringatan dini tersebut menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten/kota. Dengan demikian, kondisi yang diperingatkan tidak berarti seluruh wilayah dalam kabupaten/kota tersebut mengalami kondisi panas dengan intensitas yang sama.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau mencukupi kebutuhan air minum dan membatasi aktivitas di bawah paparan matahari langsung, terutama pada periode siang hari.
Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan menggunakan pelindung diri dari paparan matahari dan mengenakan pakaian yang sesuai.
Selain itu, masyarakat diimbau memperhatikan kondisi tubuh dan mewaspadai tanda-tanda gangguan kesehatan akibat paparan panas.
“Masyarakat diimbau untuk mencukupi kebutuhan air minum, membatasi aktivitas di bawah terik matahari terutama pada siang hari, menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan, serta mewaspadai tanda-tanda gangguan kesehatan akibat paparan panas,” bunyi imbauan tersebut.
Adapun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BBMKG Wilayah IV Makassar melalui kanal informasi resmi BMKG.
Informasi peringatan dini dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Karena itu, masyarakat diharapkan menjadikan informasi resmi BMKG sebagai rujukan dalam merencanakan aktivitas, khususnya kegiatan di luar ruangan. (*)
