TEBARAN.COM,MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Selain menggunakan mobil tangki Perkimtan, penyaluran dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah mitra, termasuk PT Sulsel Citra Indonesia (SCI), Jamkrida Sulsel, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel.
Bersama PT SCI, Disperkimtan Sulsel menyalurkan bantuan air bersih di Jalan Teuku Umar 13-14 pada 10 September 2026. Penyaluran dilanjutkan pada 11 September di Jalan Teuku Umar 13 Lorong 3-4, Jalan Tinumbu Lorong 12, dan Jalan Indah Raya, serta kembali dilakukan di Jalan Indah Raya pada 12 September 2026.
Sementara itu, melalui kolaborasi dengan Jamkrida Sulsel, penyaluran dilakukan di Kelurahan Rappokalling, Kota Makassar, pada 14 September 2026 dan di Kompleks Biola 7 dan 8, Kecamatan Manggala, pada 15 September 2026.
Bersama PT KIMA, Disperkimtan Sulsel menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di wilayah Kelurahan Kapasa pada 9 September 2026 dan kawasan Kelurahan Rappokalling pada 14 September 2026.
Penyaluran juga dilakukan bersama BPBD Sulsel untuk warga Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, pada 12 September 2026, serta warga Kotipa Paccerakkang, Makassar, pada 15 September 2026.
Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau dan untuk membantu memastikan kebutuhan air bersih harian warga tetap terpenuhi.
Kepala Disperkimtan Sulsel Syamsul mengatakan, langkah tersebut tidak lepas dari arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi.
“Atas arahan bapak Gubernur, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah titik di Kota Makassar dan Kabupaten Maros,” ungkapnya, Selasa 15 September 2026.
“Kami senantiasa mendengar laporan warga dan memastikan penyaluran bantuan air bersih ini akan terus berlanjut kedepannya untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Melalui penyaluran tersebut, Disperkimtan Sulsel berharap kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan dapat terbantu sekaligus meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari
