Tebaran.com

Pemkot Makassar Gencarkan Tracing TBC Masif di 339 Titik Hingga November 2026

TEBARAN.COM,MAKASSAR – ​Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan gerakan penelusuran (tracing) Tuberkulosis (TBC) terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kelurahan Antang, Selasa (11/8/2026).

Langkah ini diambil untuk mempercepat penemuan kasus dan memutus rantai penularan TBC secara menyeluruh hingga tingkat RT/RW.
​Poin Utama Program Tracing TBC Makassar:

​Cakupan & Skala: Dilaksanakan di 339 titik se-Kota Makassar (dimulai dari Kecamatan Manggala) dengan target 100 orang per titik sepanjang Agustus–November 2026.
​Biaya: Seluruh rangkaian pemeriksaan dan penanganan diberikan secara 100% gratis tanpa dipungut biaya.

​Kolaborasi Wilayah: Melibatkan jajaran Camat, Lurah, RT/RW, kader kesehatan, dan puskesmas untuk pengawasan serta sosialisasi masif.

​Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa penanganan TBC bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata pemerintah untuk membasmi TBC di wilayahnya. Ia mengimbau warga agar tidak ragu atau malu untuk menceritakan gejala yang dialami.

​”Jangan takut dan jangan malu, TBC ini bukan aib, ini penyakit yang bisa disembuhkan. Kalau ada gejala, langsung datang secepatnya ke puskesmas,” ujar Munafri.

​Capaian Target & Tantangan Penanganan TBC Makassar (2026)
​Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, memaparkan data capaian penanganan TBC yang menjadi dasar diperkuatnya program skrining aktif ini:

Meski tingkat keberhasilan pengobatan pasien telah mencapai 82,40%, angka tersebut masih perlu didorong hingga memenuhi standar nasional minimal 90%. Untuk menutup celah 42,89% target terduga TBC yang belum tersaring, Dinkes Makassar akan memperkuat penelusuran kontak, pendampingan Pengawas Menelan Obat (PMO), serta pemanfaatan teknologi komunikasi guna memastikan pasien berobat hingga sembuh total.

 

Exit mobile version