Logo Header

Lampung Selatan Jadi Sentra Riset Bibit Unggul, PTPN I Ambil Peran Strategis

admintebaran
admintebaran Sabtu, 25 Juli 2026 00:46
Lampung Selatan Jadi Sentra Riset Bibit Unggul, PTPN I Ambil Peran Strategis

TEBARAN.COM,LAMPUNG SELATAN — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I (Persero) resmi ditunjuk sebagai pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional yang berpusat di Kabupaten Lampung Selatan. Penunjukan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Riset dan Teknologi Pengembangan Tanaman Perkebunan Unggulan.

​Langkah strategis ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat:

​Menteri Koordinator Bidang Pangan: Memimpin komitmen penguatan sektor perkebunan dan hilirisasi.

Kementerian Pertanian: Mendukung penyediaan dan sertifikasi bibit unggul.

BRIN & Perguruan Tinggi: Bertanggung jawab atas penelitian, pemuliaan, dan teknologi.

PTPN I: Menyediakan lahan riset, uji budi daya, hingga kebun induk bibit.

InJourney & Perbankan: Mendukung pembiayaan dan pengembangan kawasan agrowisata.

​Komoditas Fokus & Pengembangan Kawasan

​Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa program tahap awal akan berfokus pada tiga komoditas utama:

Kelapa Hibrida

Kakao Unggul

Kopi Prioritas

​Selain sebagai pusat pemuliaan tanaman, kawasan ini secara bertahap akan ditransformasikan menjadi agrowisata terpadu berbasis perkebunan dan pesisir.

​”PTPN I dipersiapkan menjadi pusat riset dan pengembangan bibit unggul perkebunan nasional… Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perkebunan dan kesejahteraan masyarakat.”

Zulkifli Hasan, Menko Bidang Pangan.

​Komitmen PTPN I

​Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa PTPN I berkomitmen penuh memastikan hasil riset tidak berhenti di laboratorium, melainkan langsung diimplementasikan ke lapangan.

​”Transformasi sektor perkebunan harus didukung inovasi dan riset untuk menghasilkan varietas unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus mendukung produktivitas dan keberlanjutan industri,” ujar Abdul Rivai Ras.

​Pusat riset terintegrasi ini diharapkan menjadi rujukan nasional dalam penyediaan material tanam berkualitas, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan daya saing komoditas perkebunan Indonesia di pasar global.

admintebaran
admintebaran Sabtu, 25 Juli 2026 00:46
Komentar