TEBARAN.COM,JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia. Sejumlah posisi strategis tingkat daerah resmi berganti wajah, mulai dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh hingga Sulawesi Selatan.
Langkah penyegaran organisasi ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 831 Tahun 2026 tertanggal 22 Juli 2026 yang ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa gelombang mutasi dan rotasi ini merupakan hal yang wajar dalam tubuh Korps Adhyaksa demi menjaga ritme kerja dan pembinaan karier pegawai.
”Ini merupakan hal biasa, bagian dari proses promosi dan rotasi penyegaran organisasi serta untuk mengisi kekosongan beberapa jabatan. Tujuannya tak lain demi kelancaran pelayanan publik, khususnya dalam penegakan hukum,” ujar Anang pada Rabu (22/7/2026).
Pergeseran Posisi Penting: Dari Aceh Hingga Sulawesi Selatan
Salah satu pergeseran yang cukup menarik perhatian adalah kursi Kajati Aceh, yang kini resmi dipercayakan kepada Teuku Rahmatsyah. Sebelumnya, ia mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung.
Sementara itu, di wilayah Sumatra lainnya, tampuk kepemimpinan Kajati Lampung yang semula diduduki oleh Danang Suryo Wibowo kini diserahterimakan kepada Taufan Zakaria.
Daftar Resmi 8 Kajati Baru Pilihan Jaksa Agung
Berikut daftar lengkap para perwira Korps Adhyaksa yang dipercaya mengisi posisi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di 8 provinsi:
1. Sri Kuncoro DI Yogyakarta (DIY)
2 .Chatarina Muliana Kalimantan Timur
3. Teuku Rahmatsyah Aceh
4. Sukarman Sumarinton Kalimantan Selatan
5. Herry Hermanus Horo Banten
6. Taufan Zakaria Lampung
7. Transiswara Adhi Kepulauan Riau
8. Muhammad Syarifuddin Sulawesi Selatan
Dengan bergesernya nakhoda kepemimpinan di delapan daerah tersebut, publik menantikan gebrakan baru dari para Kajati terpillih dalam memperkuat penegakan hukum dan memberikan pelayanan publik yang semakin transparan serta berkeadilan di wilayahnya masing-masing.
