TEBARAN.COM,MAROS – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan ground breaking proyek duplikasi atau pelebaran Jembatan Sungai Maros A di Jalan Poros Makassar–Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Sulawesi Selatan Indra Cahya Kusuma, Anggota DPRD Sulawesi Selatan Dapil Maros Irfan AB, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Maros A merupakan salah satu proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas dan kelancaran arus transportasi di Sulawesi Selatan.
“Pembangunan jembatan dengan anggaran sebesar Rp51,6 miliar ini merupakan salah satu proyek strategis pada koridor Jalan Penghubung Makassar–Kabupaten Pangkep yang menjadi bagian dari Jalur Lintas Sulawesi,” ujarnya.
Menurutnya, pelebaran jembatan akan memperkuat konektivitas antarkabupaten di Sulawesi Selatan, memperlancar distribusi barang dan jasa, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Maros, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Sulawesi Selatan, dengan pendampingan aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan.
“Kami memohon pendampingan dari aparat penegak hukum agar seluruh proses pembangunan berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung, untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan proyek hingga selesai sesuai target.
“Yang tidak kalah penting, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang terdampak langsung, untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pembangunan ini. Dengan kolaborasi semua pihak, insyaAllah proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Andi Sudirman berharap, setelah proyek duplikasi atau pelebaran selesai, kapasitas ruas jalan nasional tersebut meningkat sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar, kemacetan berkurang, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan semakin meningkat.
“Pelebaran jembatan di jalur trans nasional ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.
