Tebaran.com

Berdayakan Perempuan & UMKM, Pemprov Sulsel Kucurkan Bantuan Sarana Usaha di Sidrap

TEBARAN.COM,SIDRAP– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus tancap gas dalam memperkuat ekonomi keluarga. Melalui Program Peningkatan Kapasitas Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, mengajak kaum perempuan untuk menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus mendorong UMKM lokal naik kelas.

Kegiatan strategis ini berlangsung di Gedung Alexandria, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Kamis (2/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Fatmawati Rusdi menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis kepada kelompok UPPKA dan masyarakat Sidrap berupa:
50 unit mesin jahit
50 unit mesin obras
Ratusan bibit cabai
“Yang kita harapkan bukan hanya bantuan ini diterima, tetapi bagaimana modal stimulus ini mampu meningkatkan pendapatan real keluarga dan melahirkan UMKM baru yang terus berkembang,” ujar Fatmawati.

Kolaborasi Provinsi-Kabupaten untuk UMKM “Naik Kelas”
Fatmawati menjelaskan bahwa peningkatan volume bantuan tahun ini merupakan respons cepat Pemprov Sulsel atas aspirasi masyarakat Sidrap. Ia juga memuji komitmen Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang dinilai konsisten melahirkan inovasi program yang inspiratif.
Namun, Wagub menggarisbawahi bahwa tantangan UMKM lokal saat ini bukan lagi soal kualitas produk, melainkan pada aspek legalitas, kemasan (packaging), dan strategi pemasaran.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Sulsel telah menyiapkan solusi konkret:
1. Bantuan Kemasan Standing Pouch Khusus bagi pelaku UMKM yang telah mengantongi legalitas (Nomor PIRT dan Sertifikasi Halal).
2. Fasilitas UPT Kemasan: Pendampingan desain visual produk agar lebih memikat mata konsumen.
3. Pelatihan Berkelanjutan:** Edukasi berkala mengenai strategi pemasaran digital dan manajemen usaha.
Dari Pilah Sampah hingga Tekan Inflasi Lewat Cabai
Tak hanya bicara soal mesin jahit, Fatmawati juga membawa dua misi penting untuk ketahanan lingkungan dan pangan di Sidrap:

Budaya Pilah Sampah: Masyarakat diajak memilah sampah sejak dari rumah. Sampah plastik dan organik yang dikelola dengan baik bisa diubah menjadi berkah ekonomi (kompos dan sirkular ekonomi).
Gerakan Tanam Cabai: Memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai. Langkah sederhana ini dinilai ampuh untuk menjaga ketahanan pangan mandiri sekaligus menekan laju inflasi daerah, mengingat cabai sering menjadi pemicu fluktuasi harga di Sulsel.  Perlindungan Perempuan & Anak di Era Digital
Di sisi sosial, Fatmawati mengingatkan Pemkab Sidrap untuk tidak lengah terhadap isu perlindungan perempuan dan anak. Di era digital yang dinamis ini, edukasi pencegahan kekerasan harus masif dilakukan.
Ia meminta optimalisasi fasilitas publik seperti:
Shelter Keluarga
Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA)
“Pencegahan harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga, lalu sekolah, hingga tempat ibadah. Kita harus pastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman,” tegasnya.

Apresiasi dan Harapan Pemkab Sidrap
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyambut baik intervensi nyata dari Pemprov Sulsel. Menurutnya, bantuan mesin jahit, mesin obras, dan bibit cabai ini akan langsung menyentuh produktivitas akar rumput.

“Sinergi ini kami harap terus kuat. Bantuan ini bukan sekadar barang, tapi modal bagi lahirnya usaha-usaha baru di Sidrap yang akan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” pungkas Syaharuddin.
(*)

 

Exit mobile version