Tebaran.com

Ketum APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD I NTB, Dorong Pembenahan Tata Kelola Program MBG

TEBARAN.COM,JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I APPMBGI Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam acara yang berlangsung di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rivai Ras yang didampingi Koordinator Wilayah APPMBGI NTB–NTT, M. Fihiruddin, menetapkan H. M. Zaenuddin sebagai Ketua DPD I APPMBGI NTB dan R. Imam Prasetyo sebagai Sekretaris. Penyerahan SK turut disaksikan Wakil Ketua APPMBGI NTB Zainal Abidin, Ketua Bidang Advokasi Hukum dan Kebijakan Eko Rahady, serta jajaran pengurus lainnya.

Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, berharap kepengurusan baru dapat segera bekerja menginventarisasi berbagai persoalan yang dihadapi mitra dan pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus menghadirkan solusi yang konstruktif.

“Dalam kondisi saat ini, ketika program MBG sedang berada pada masa transisi, kita harus mengambil posisi yang bijak. Yang terpenting adalah mengambil hikmah dan melakukan pembenahan bersama,” ujar Rivai Ras.

Menurutnya, sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program MBG membutuhkan penyelesaian yang komprehensif. Salah satu yang menjadi perhatian adalah belum optimalnya aspek kontraktual dalam kerja sama pengadaan barang dan jasa, yang pada beberapa kasus hanya berlandaskan surat keputusan tanpa adanya perjanjian yang lebih kuat secara hukum.

Rivai Ras juga menyoroti perlunya kejelasan standar pembangunan dan operasional dapur MBG, termasuk skema pembiayaan yang dinilai perlu memperhatikan besaran investasi yang dikeluarkan masing-masing pengelola.

Selain itu, perubahan pola pengelolaan melalui yayasan pada tahun kedua pelaksanaan program dinilai memunculkan sejumlah dinamika baru. Menurutnya, keberadaan yayasan seharusnya berfungsi sebagai pendukung operasional dapur dan tidak menimbulkan ketimpangan dalam praktik pelaksanaannya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian APPMBGI adalah adanya praktik perpindahan titik pembangunan dapur yang dinilai berpotensi merugikan investor dan pelaku usaha yang terlibat dalam program tersebut.

Meski demikian, APPMBGI menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis nasional. Organisasi ini hadir sebagai wadah komunikasi dan advokasi bagi para mitra serta pengelola dapur agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

“Atas dasar tanggung jawab moral terhadap lahirnya APPMBGI, kami ingin membantu menetralisir berbagai persoalan yang terjadi. Mitra dan pengelola dapur tidak boleh dirugikan akibat regulasi yang terus berubah,” kata Rivai Ras.

Ia menegaskan bahwa APPMBGI akan tetap bersikap independen dan tidak menjadi alat kepentingan pihak mana pun.
“Kami tidak berafiliasi secara politik. Tugas kami adalah membina rekan-rekan yang menghadapi persoalan dalam pengelolaan dapur, melindungi mereka,

memperjuangkan hak-haknya, serta memberikan advokasi agar usaha mereka dapat berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Usai penyerahan SK, suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para pengurus DPD I APPMBGI NTB menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan terkait persoalan yang dihadapi mitra serta pengelola dapur MBG di daerah. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan tata kelola program ke depan demi mewujudkan pelayanan yang lebih optimal dan berkesinambungan.

 

Exit mobile version