Kapolda Sulsel Groundbreaking Gedung BPKB Prototype Rp39 Miliar, Siap Hadirkan Layanan Digital Modern
TEBARAN.COM,MAKASSAR – Komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan akuntabel kembali diwujudkan melalui pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype Tipe C Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Rabu (17/6/2026). Proyek strategis senilai Rp39 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari kalender.
Prosesi groundbreaking turut dihadiri Wakapolda Sulsel, para Pejabat Utama polda Sulsel, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sulsel, unsur kontraktor dan konsultan pelaksana, serta perwakilan dealer otomotif di Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa pembangunan gedung BPKB prototype tersebut merupakan langkah nyata transformasi pelayanan publik Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Layanan BPKB merupakan salah satu pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, fasilitas pendukung harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, cepat, dan mudah,” ujar Irjen Pol Djuhandhani.
Menurutnya, pembangunan gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kehadiran negara dalam memperbaiki kualitas pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor secara profesional dan berintegritas.
Kapolda juga menekankan pentingnya pengawasan ketat selama proses pembangunan agar proyek berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, serta mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Pol Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H., M.Han., menjelaskan bahwa gedung tiga lantai tersebut dirancang sebagai prototype nasional yang mengintegrasikan teknologi modern dalam seluruh sistem pelayanan BPKB.
“Konsep pelayanan yang diterapkan mengedepankan kecepatan, transparansi, dan akuntabilitas. Seluruh proses nantinya akan lebih terintegrasi sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih efektif, nyaman, dan representatif,” jelasnya.
Keberadaan gedung prototype ini diharapkan mampu memangkas waktu pelayanan, mengurangi antrean, serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor.
Selain itu, penerapan sistem digital yang terintegrasi juga menjadi salah satu upaya mempersempit ruang terjadinya praktik pungutan liar melalui penguatan sistem pengawasan dan standar operasional yang lebih ketat.
Pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Prototype Tipe C Ditlantas Polda Sulsel menjadi salah satu tonggak penting dalam modernisasi pelayanan kepolisian. Keberhasilannya nantinya akan diukur dari peningkatan kepuasan masyarakat, percepatan waktu layanan, serta terciptanya pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, dan bebas dari praktik pungli.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
