Logo Header

2022 Tahun Toleransi, Ketua FKPT Sulsel Ingatkan Persitiwa Bom Gereja Katedral

Ridwan
Ridwan Jumat, 31 Desember 2021 15:11
Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr Muammar Bakri (tengah). (Foto: Ist).
Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr Muammar Bakri (tengah). (Foto: Ist).

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Memasuki tahun toleransi 2022, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr Muammar Bakri mengingatkan masyarakat peristiwa Bom Gereja Katedral sebagai ujian toleransi bagi umat beragama di Sulsel.

iklan

Menurutnya, peristiwa Bom Gereja Katedral Makassar adalah peringatan keras bagi kerukunan beragama di Sulsel. Salah satu ciri tumbuhnya bibit radikalisme adalah intoleransi yaitu sikap tidak menghargai adanya perbedaan dan puncaknya adalah terorisme.

Oleh karenanya ia menegaskan kepada pengurus FKPT Sulsel dan seluruh jajaran masyarakat untuk bekerjasama mencegah dan mengatasi intoleransi dengan membumikan sikap menerima dan berani menjalankan kehidupan dalam bingkai kebhinekaan.

Kebhinekaan kata dia adalah anugerah dan warisan bangsa ini. Keragaman adalah kekuatan dan kekayaan yang seharusnya bisa menguatkan sikap toleran dan jalinan persaudaraan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh founding father negara ini.

“Mari kita songsong tahun toleransi 2022, dengan memperkuat rasa kebangsaan, menabur semangat toleransi dan menjadikan Sulawesi selatan sebagai barometer kerukunan umat beragama di Indonesia, dan itu butuh kerjasama semua pihak,” kata Muammar.

Pernyataan Sekertaris Umum MUI Sulsel ini disampaikan dalam refleksi akhir tahun FKPT Sulsel yang digelar Kamis, 30 Desember 2021 di Hotel Losari Beach Makassar.

Refleksi tersebut menghadirkan seluruh pengurus FKPT Sulsel dan mengevaluasi beberapa program yang terlaksana di tahun 2021 di tengah masa pandemic Covid-19.

Muammar berharap pada tahun toleransi 2022, FKPT Sulsel bisa lebih banyak bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk mewujudkan tahun toleransi dengan membangkitkan semangat toleransi dan persaudaraan dalam merawat persatuan di tengah kebhinekaan.

Ridwan
Ridwan Jumat, 31 Desember 2021 15:11
Komentar