Logo Header

Di Desa Sanrobone Takalar, Dosen UMI Pahamkan Pengurus Soal Pengelolaan Dana Masjid

Ridwan
Ridwan Rabu, 29 Desember 2021 15:14
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI berikan pemahaman kepada pengurus masjid dalam pengelolaan dana masjid (Foto: Ist).
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI berikan pemahaman kepada pengurus masjid dalam pengelolaan dana masjid (Foto: Ist).

TEBARAN.COM, TAKALAR Dosen Akuntansi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali turun melakukan pengabdian pada masyarakat dalam rangka transfer knowledge kepada masyarakat untuk memberikan solusi permasalahan yang ada di masyarakat.

iklan

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Akuntansi pengelolaan keuangan masjid yang diketuai oleh Dr Asriani Junaid dan anggotanya Dr Nur Wahyuni diilaksanakan di Masjid Baitul Maqdis dan Masjid Lailatul Qadri, Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar belum lama ini.

Dr Asriani menyebut tiga permasalahan utama mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Pertama, belum maksimalnya pengelolaan keuangan mesjid. Kedua, pencatatan pendapatan dan pengeluaran masjid belum memadai. Ketiga, kurangnya transparansi dan akuntabilitas.

“Maka tentu dibutuhkan pelatihan untuk memberikan solusi,” katanya, Rabu, 29 Desember 2021.

Asriani mengatakan, masjid sebagai salah satu organisasi nirlaba tentu diharap pengelolaan keuangannya sesuai dengan standar akuntansi keuangan, sehingga terjadi kepercayaan dari masyarakat.

Olehnya itu, kata dia perlu diberikan keterampilan dalam akuntansi pengelolaan keuangan pada pengurus masjid yang ada di Desa Sanrobone.

“Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus masjid dalam mengelola pencatatan pendapatan dan pengeluaran keuangan masjid. Kegiatan ini dianggap penting karena belum banyak pengelola masjid yang memahami pencatatan keuangan berdasarkan PSAK No 45,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid di Desa Sanrobone, Baso berharap pengurus masjid mahir dalam pencatatan pengelolaan keuangan masjid dan masyarakat sebagai penyumbang dana masjid dapat mengetahui pengelolaan dana masjid dan akan menambah kepercayaan terhadap pengurus masjid.

“Dari hasil kegiatan PKM ini, mitra (pengurus masjid) telah memahami pencatatan pendapatan dan pengeluaran dalam pengelolaan keuangan masjid secara sederhana sebagai dasar akuntabilitas kepada masyarakat,” pungksanya.

Ridwan
Ridwan Rabu, 29 Desember 2021 15:14
Komentar