Logo Header

Covid-19 Varian Omicron Masuk Indonesia, Plt Gubernur Sulsel Minta Semua Warga Segara Divaksinasi

Ridwan
Ridwan Jumat, 17 Desember 2021 16:33
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (Foto: Pemprov Sulsel)
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (Foto: Pemprov Sulsel)

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta semua warga Sulsel untuk segera vaksinasi Covid-19 mengingat ditemukannya Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

iklan

Andi Sudirman Sulaiman, berharap agar varian baru ini tidak meluas dan menyebar masuk di Sulsel.

Untuk itu, ia mengajak protokol kesehatan ketat tetap dilaksanakan dan meminta warga Sulsel yang belum mendapatkan vaksin dua kali, apalagi yang belum untuk mendatangi fasilitas kesehatan untuk divaksin.

Menurut Sudirman, vaksinasi sebagai bagian dari ikthiar pencegahan Covid-19.

“Ayo warga kami tercinta untuk datang vaksin, yang belum divaksin ayo segera vaksin. Varian baru telah masuk Indonesia, kita butuh doa agar Sulsel dilindungi dan ikhtiar dengan vaksin untuk kekebalan kelompok (herd immunity),” ucapnya, Jumat, 17 Desember 2021.

Ia menambahkan, untuk fasilitas kesehatan, Pemprov Sulsel memiliki mobile vaccinator (vaksinasi keliling) terutama menyasar daerah yang masih rendah capaian target vaksinasinya.

“Mobile vaccinator dan nakes Pemprov ke kabupaten untuk dioptimalkan dalam rangka capaian target vaksinasi 70 persen akhir tahun,” ujarnya.

Adapun update vaksinasi Covid-19 Sulsel 16 Desember 2021, pukul 22.00 WITA (sumber data KPCPEN) dari total sasaran 7.058.141 orang. Vaksinasi 1 sebanyak 4.012.358 (56.85 persen), Vaksinasi 2 sebanyak 2.528.224 (35.82 persen).

Lima daerah yang masih rendah capain vaksinasinya, Kabupaten Jeneponto 37,44 persen; Kabupaten Luwu Utara 39,02; Kabupaten Bantaeng 43,18 persen; Kabupaten Bulukumba 43, 65 persen dan Kabupaten Selayar 45,73 persen.

Temuan kasus pertama Covid-19 varian Omicron di Indonesia diumumkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Kamis, 16 Desember 2021 kemarin.

Selanjutnya, dari laporan ini kemudian Presiden Joko Widodo juga secera resmi mengumkan ke publik masuknya varian baru ini.

“Sebagaimana sudah disampaikan Menteri Kesehatan, varian Omicron sudah terdeteksi di Indonesia di wilayah Indonesia. Ini memang tidak terelakkan karena salah satu karakter varian ini penulannya sangat cepat,” kata Joko Widodo.

Lanjut Jokowi, bahwa bersama-sama sekuat tenaga agar varian ini tidak meluas dan jangan sampai terjadi penyebaran lokal. Waspada penting, tetapi jangan perkembangan ini membuat panik.

“Sejauh ini varian Omicron belum menujukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien-pasien yang sudah mendapatkan vaksin,” sebutnya.

Ridwan
Ridwan Jumat, 17 Desember 2021 16:33
Komentar