Logo Header

Dirjen PHU Bawa Kabar Gembira di Sulsel: Akhir Desember Ini Kita Berangkatkan Rombongan Pertama Jemaah Umrah

Ridwan
Ridwan Senin, 13 Desember 2021 17:22
Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI Prof Hilman Latief (Foto: Ist).
Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI Prof Hilman Latief (Foto: Ist).

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI Prof Hilman Latief menyampaikan kabar gembira pemberangkatan jemaah umrah yang rencanannya akan memberangkatkan sejumlah rembongan di akhir Desember 2021.

iklan

Hal ini disampaikan di acara persemian tiga gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Sulsel, yakni PLHUT Kabupaten Maros, Pangkep dan Sidrap, berlangsung di Aula Wisma Birr Ali Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu, 12 Desember 2021.

“Insya Allah, akhir Bulan Desember ini kita (Kemenag dengan PPUI) berusaha untuk memberangkatkan beberapa rombongan awal umrah ke Tanah Suci sesuai ketentuan dan kesepakatan teknis dengan kerajaan Saudi Arabia,” katanya.

“Ini sekaligus menjawab harapan Arab Saudi akan keseriusan dan komitmen negara kita terkait penerapan protokol kesehatan yang menjadi perhatian serius Arab Saudi saat ini,” tambahnya.

Menurutnya, Pemerintah Arab Saudi hanya meminta validasi dokumen dan kedisiplinan serta kejujuran dari negara negara pengirim jemaah haji dan umrah terkait protokol kesehatan.

Hilman Latief menyampaikan sejumlah kesepakatan dengan pihak Arab Saudi, di antaranya untuk memperpendek waktu karantina.

Pemerintah Saudi memberikan masa karantina jemaah umrah menjadi 48 jam karantina, kemudian dicabutnya suspend penerbangan bagi Indonesia bersama 4 negara lainnya.

Menurut Hilaman jemaah yang paling sabar adalah dari Sulsel yang menempatkan diri sebagai provinsi terlama daftar tunggunya di Indonesia.

“Karena itu mari menjawab kesabaran Jemaah Haji kita dengan mempersiapkan dan lebih memantapkan sistem, fisik dan psikologis jemaah haji dan Umrah kita ke depan utamanya soal manasik di masa pandemi,” harapnya.

Untuk pembimbing haji, kata dia sudah harus mempersiapkan diri untuk mencetak pembimbing haji yang tersertifikasi utamanya bagi kaum hawa (perempuan). Sebab sebagian besar jemaah haji merupakan perempuan, seiring juga longgarnya kebijakan terhadap perempuan di Saudi.

Dirjen PHU Minta ke seluruh jajaran Kemenag khususnya di Sulsel agar aktif mensosialisasikan kebijakan pelaksanaan haji dan Umrah utamanya soal kesepakatan regulasi antara kedua negara (Indonesia – Arab Saudi) terkait teknis pelaksanaan Haji dan Umrah,” pungkasnya.

Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulsel H Ali Yafid membeberkan fakta seputar haji di Sulsel di antaranya jumlah jemaah haji yang masuk waiting list (Daftar Tunggu) di Provinsi Sulsel saat ini sebanyak 238.135 orang, dengan kuota haji terakhir sebesar 7.272 orang.

“Fakta ini menempatkan Sulsel sebagai Provinsi terlama masa tunggu hajinya yaitu 46 Tahun untuk Bantaeng sebagai Kabupaten Terlama masa tunggunya dan yang terendah di Sulsek adalah Kab. Enrekang dan Kabupatn Luwu yaitu 22 Tahun,” pungkasnya.

Ridwan
Ridwan Senin, 13 Desember 2021 17:22
Komentar