TEBARAN.COM,MAKASSAR – Kota Makassar bersiap menghadapi gelombang besar aksi buruh dalam peringatan May Day 2026. Lebih dari 1.200 personel gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel disiagakan untuk mengawal sekitar 10 ribu massa buruh yang diperkirakan turun ke jalan.
Pengamanan difokuskan di sejumlah titik strategis, terutama di jalur padat seperti Fly Over Jalan AP Pettarani dan simpang Jalan Urip Sumoharjo, yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi massa sekaligus rawan kemacetan.
“Sekitar 1.200 lebih personel gabungan kami turunkan. Kegiatan tersebar di beberapa titik,” tegas Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, Selasa (28/4/2026).
Sejauh ini, kepolisian mencatat aksi akan diikuti berbagai elemen serikat buruh yang telah mengonfirmasi kehadiran. Jumlah massa bahkan diperkirakan bisa mencapai angka signifikan.
“Sementara yang terkonfirmasi dari serikat-serikat buruh, jumlahnya direncanakan sekitar 10 ribu orang,” tambah Arya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar berupaya menjaga kondusivitas dengan menawarkan Lapangan Karebosi sebagai lokasi alternatif agar aksi lebih tertib dan tidak mengganggu lalu lintas utama.
Namun, sebagian massa tetap memilih turun ke jalan di kawasan Pettarani.
“Dari Wali Kota disiapkan Karebosi, tapi beberapa serikat tetap akan aksi di fly over,” jelasnya.
Dengan potensi lonjakan massa di jantung kota, polisi mengantisipasi kemacetan panjang serta potensi gangguan keamanan. Masyarakat diimbau menghindari ruas jalan utama pada hari pelaksanaan aksi dan mencari jalur alternatif.
