Logo Header

Yeni Rahman Tekankan Pentingnya Ruang Terbuka Hijau, Solusi Kurangi Dampak Banjir

Jusrianto
Jusrianto Minggu, 12 Desember 2021 15:34
Yeni Rahman saat menggelar Sosialisasi Perda Pengelolaan RTH.
Yeni Rahman saat menggelar Sosialisasi Perda Pengelolaan RTH.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Yeni Rahman menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 3 tahun 2014 tentang Penataan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Hotel Golden Tulip, Minggu (12/12/2021).

iklan

Hadir sebagai narasumber Andi Iskandar, Dr Abdul Syukur Syarif., SP.,MP, dan Legislator Makassar Yeni Rahman.

Dalam sambutannya, Yeni Rahman mengatakan, Ruang Terbuka Hijau merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup masyakarakat.

“Pengelolaan ruang terbuka hijau harus ditata dengan baik. Bayangkan, penyebab banjir itu karena kurang ruang terbuka hijau,” jelasnya.

Politisi PKS itu mengatakan, pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar saat ini yakni harus memastikan fasum-fasos yang tidak terpakai untuk dijadikan ruang terbuka hijau.

“Untuk pembangunan baik itu perumahan atau hotel harusnya juga dipikirkan ruang terbuka hijaunya,” tandasnya.

Sementara itu, Andi Iskandar selaku narasumber pertama menjelaskan bahwa ruang terbuka hijau untuk mempertahankan keseimbangan yang terbangun dan yang tidak tebangun, paling rendah 30 persen wilayah kota dan 10.20 persen wilayah privat.

“RTH ini menjaga keseimbangan ekologis yang berkelanjutan dan pencemaran air, tanah, dan udara. Makanya kita perlu ada RTH di halaman rumah, minimal ada bunga yanb ditanam di rumah,” jelasnya.

Karena pada dasarnya, RTH ini meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sehat, bersih, indah, aman dan nyaman.

“Serta meningkatnya nilai sosial dan budaya, menambah nilai estetika, terjaminnya ketersediaan oksigen, sarana penunjang pendidikan dan penelitian serta yang terpenting mendukung landscape kota,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dr Abdul Syukur Syarif SP., MP selaku narasumber kedua mengatakan, bahwa di Makassar masih sangat jauh dari target.

“Kita di Makassar RTH-nya masih 7,48 persen, masih jauh dari target. Makanya masyarakat harus terlibat dalam penghijauan. Tak perlu jauh-jauh, kita mulai dari pekarangan rumah sendiri saja. Misalnya menanam pohon dan bunga,” bebernya.

Kata dia, pohon adalah pabrik oksigen. Semakin banyak pohon dan tanaman akan menghasilkan banyak iklim.

“Karena 1 pohon menghasilkan ratusan Kg oksigen dan itu bisa membantu pengadaan oksigen 2 orang manusia,” bebernya.

Jusrianto
Jusrianto Minggu, 12 Desember 2021 15:34
Komentar