Tebaran.com

Haris Abdurrahman Resmi Dilantik sebagai PAW DPRD Sulsel, Gantikan Haslinda

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Haris Abdurrahman, resmi jadi anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) sisa masa jabatan 2024-2029.

TEBARAN.COM,MAKASSAR – DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) kedatangan anggota baru melalui mekanisme pengganti antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029. Sosok yang masuk mengisi kursi parlemen itu adalah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Haris Abdurrahman, yang dikenal sebagai pendidik sekaligus aktivis dakwah.

Prosesi pelantikan PAW berlangsung di kantor sementara DPRD Sulsel, yakni ruang rapat Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Selasa (21/4/2026). Haris menggantikan Haslinda yang meninggal dunia pada 7 Desember 2025 lalu.

Kehadiran Haris membawa latar belakang panjang di bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, dan gerakan keumatan. Rekam jejak itu menjadi modal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen provinsi.

Pria kelahiran Makassar, 27 Maret 1965 itu menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kota Makassar. Pendidikan tingginya berlanjut di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Aktivitas organisasi mulai dia tekuni sejak usia muda, terutama pada bidang kepemudaan dan dakwah Islam. Jejak awalnya bermula dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Di organisasi tersebut, dia pernah mengemban amanah sebagai sekretaris di tingkat ranting hingga cabang. Peran pembinaan kader kemudian dia lanjutkan dalam berbagai wadah dakwah dan sosial.

Pengalaman di bidang pendidikan Al-Qur’an juga mewarnai kiprahnya. Dia pernah dipercaya sebagai Direktur Daerah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an (LPPTPA) BKPRMI Makassar.

Perjalanan organisasinya berlanjut di tingkat provinsi. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum BKPRMI Sulsel serta aktif sebagai Wakil Ketua BKPRMI Sulsel.

Peran lainnya juga muncul di Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Sulsel. Dia tercatat sebagai wakil ketua lembaga dakwah tersebut.

Kiprah dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an makin kuat melalui Yayasan Markaz Al-Qur’an. Dia menjabat sebagai ketua umum yayasan yang fokus mengembangkan pendidikan Al-Qur’an di Sulsel.

Selain itu, dia juga pernah menjadi Ketua Harian Yayasan Wahdah Islamiyah. Posisi tersebut memperlihatkan konsistensinya dalam membangun gerakan dakwah yang terstruktur.

Di luar aktivitas publik, Haris menjalani kehidupan keluarga bersama Asningsih Rahman. Keduanya dikaruniai enam orang anak.

Penetapan Haris sebagai PAW merujuk pada hasil Pileg 2024 di Dapil II Sulsel. Data perolehan suara mencatat Haslinda meraih 14.728 suara, sedangkan Haris berada di posisi kedua dengan 6.160 suara.

 

Exit mobile version