Logo Header

Pemprov Sulsel Genjot Proyek MYP, Sejumlah Ruas Jalan Kini Lebih Mulus dan Aman

Nuri
Nuri Senin, 13 April 2026 07:24
Pemprov Sulsel Genjot Proyek MYP, Sejumlah Ruas Jalan Kini Lebih Mulus dan Aman

TEBARAN.COM,MAKASSAR -Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui program Multi Years Project (MYP) yang mencakup sejumlah ruas strategis di berbagai wilayah.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, progres pekerjaan pada hampir seluruh paket MYP terus digenjot, mulai dari pembangunan bahu jalan beton, preservasi, hingga pengaspalan.
Berdasarkan data progres terbaru, sejumlah ruas jalan pada Paket 1 hingga Paket 5 menunjukkan perkembangan signifikan. Bahkan, beberapa titik telah mengalami peningkatan kondisi jalan secara nyata, dari sebelumnya rusak menjadi lebih mulus dan nyaman dilalui.
Data progres ini merupakan pembaruan per April 2026 berdasarkan laporan teknis Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel.
Pada Paket 1, pekerjaan meliputi ruas Tanete–Tanaberu dengan penanganan rabat bahu jalan progres 4,30 persen, Jalan Hertasning 63,76 persen, ruas Burung-Burung–Bili-Bili (beton) 41,51 persen, ruas Batas Gowa–Tondong 9,12 persen, serta Jalan H.M. Yasin Limpo (preservasi) 20,18 persen.
Pada Paket 2, pekerjaan difokuskan pada ruas Panciro–Batas Kota Makassar dengan progres 26,69 persen dan ruas Batas Kota Makassar–Bontoramba 24,81 persen. Keduanya merupakan pekerjaan preservasi jalan.
Sementara itu, pada Paket 3, penanganan mencakup ruas Paleteang–Malimpung hingga batas Kabupaten Enrekang dengan progres 59,33 persen untuk pekerjaan lapis fondasi agregat kelas A, pengaspalan, dan bahu jalan.
Selain itu, ruas Pinrang–Batas Sidrap mencatat progres 79,00 persen, ruas Pinrang–Sidrap 60,01 persen, ruas Pangkajene Sidrap–Rappang 12,73 persen, serta ruas Batas Sidrap–Malimpung 31,04 persen yang mencakup pekerjaan struktur hingga saluran drainase.
Pada Paket 4, pekerjaan meliputi ruas Batas Soppeng–Ulugalung dengan pembangunan bahu beton progres 4,15 persen serta ruas Impa-Impa–Anabanua dengan penataan marka jalan progres 59,05 persen.
Adapun pada Paket 5, pekerjaan dilakukan pada ruas Ujung Lamuru–Palattae dengan progres pengaspalan 18,70 persen serta ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae dengan pembangunan drainase progres 4,34 persen.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dokumentasi lapangan juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pengerjaan.
“Pada sejumlah ruas, jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak kini telah diaspal mulus, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Dokumentasi lapangan pun memperlihatkan kontras yang cukup jelas antara kondisi sebelum dan sesudah pengerjaan.
Program MYP ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulsel dalam mendukung konektivitas wilayah serta penguatan jalur distribusi logistik di kawasan timur Indonesia. Sejumlah ruas juga ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir 2026

Nuri
Nuri Senin, 13 April 2026 07:24
Komentar