Logo Header

Ramah Melayani dan Menjaga Hubungan Baik, Tarik Pembeli Jadi Pelanggan

Jusrianto
Jusrianto Rabu, 17 November 2021 20:21
Webinar Indonesia #makincakapdigital 'Merintis Bisnis Kuliner Daring'.
Webinar Indonesia #makincakapdigital 'Merintis Bisnis Kuliner Daring'.

TEBARAN.COM, PALOPO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 17 November 2021 di Palopo, Sulawesi Selatan.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Merintis Bisnis Kuliner Daring”.

Program kali ini diikuti oleh 464 peserta serta menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Bankir/Pubic Speaker Fildzah Burhan, Pemengaruh Yoland S. Pratama, Jurnalis Yusriadi, dan Ketua AMSI Sulsel Herwin Bahar.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Spesialis Komunikasi Debi Glen.

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Beralih ke sesi pemaparan, Fildzah Burhan sebagai narasumber pertama hadir membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Lokapasar”.

Menurut dia, untuk memulai bisnis kuliner, tentukan dulu jenis produk yang akan dijual, persiapkan rencana keuangan, tempat dan target pasar. Selanjutnya, buat strategi pemasaran yang cocok lalu kelola usaha secara jujur, responsif, atraktif dan jaga kepercayaan konsumen.

“Punya produk yang bagus saja belum cukup karena kita perlu kreatif, inovatif, adaptif, etis dan konsisten dalam mengembangkan usaha daring,” jelasnya.

Berikutnya, Yoland S. Pratama menyampaikan materi etika digital berjudul “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Daring”.

Ia mengatakan, beberapa etika yang harus diperhatikan dalam menjalankan usaha kuliner secara daring, antara lain ramah dan sopan kepada pembeli, jujur dan responsif dalam pelayanan, rapi dalam pengemasan, serta tidak menyalahgunakan data pembeli.

“Jangan panik saat mendapat komplain dari pembeli, segera minta maaf dan beri solusi, tanggapi keluhan, kritik maupun saran dengan tenang, singkat, jelas dan menyeluruh,” pesannya.

Sebagai pemateri ketiga, Yusriadi membawakan tema budaya digital tentang “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”.

Menurut dia, penggunaan bahasa yang santun, jelas, dan tepat akan mudah dipahami oleh pembeli sehingga menarik minatnya terhadap produk yang kita tawarkan.

“Agar pembeli senang dan mau memesan ulang, pastikan informasi yang kita berikan jelas dan lengkap, rutin menyapa mereka, minta ulasan serta informasikan kembali pembaruan produk,” ungkapnya.

Adapun Herwin Bahar, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Tips dan Trik Menghindari Penipuan Daring”.

Ia mengatakan, berbagai modus penipuan daring mulai dari pengelabuan hingga skema Ponzi berkedok penawaran bisnis atau investasi harus selalu kita waspadai.

Beberapa tips untuk menghindarinya, antara lain dengan tidak mudah percaya pada orang asing, ketahui latar belakang orang yang berhubungan dengan kita, abaikan surel maupun tautan mencurigakan, dan berhati-hati saat belanja daring.

“Jangan lupa juga untuk melindungi data pribadi, gawai, maupun akun digital kita dengan pengaturan keamanan ketat dan kata sandi yang kuat,” ujarnya.

Acara berikutnya adalah sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Sesi ini disambut dengan beragam pertanyaan dari para peserta.

Dalam webinar di Palopo tersebut, panitia membagikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah seorang peserta bertanya tentang bagaimana menghadapi konsumen yang komplain ke kurir.

Narasumber menjelaskan bahwa pemahaman bersama tentang sistem belanja daring yang disepakati sebelumnya, harus diperjelas lewat komunikasi efektif antara penjual dan pembeli secara detail dan jelas guna menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Jusrianto
Jusrianto Rabu, 17 November 2021 20:21
Komentar