Logo Header

Anggotanya Ditangkap Terkait Jaringan Terorisme, Ketum MUI Tegaskan Itu Urusan Pribadi

Ridwan
Ridwan Rabu, 17 November 2021 16:34
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Mifachul Akhyar.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Mifachul Akhyar.

TEBARAN.COM, JAKARTA – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Mifachul Akhyar membenarkan Ahmad Zain An Najah yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terkait dugaan terorisme merupakan anggota komisi Fatwa MUI.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Namun, KH Mifachul Akhyar menegaskan bahwa penangkapan anggotanya terkait dugaan terorisme tidak ada kaitannya dengan MUI, tapi itu merupakan urusan pribadi.

“Dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam gerakan jaringan terorisme merupakan urusan pribadinya dan tidak ada sangkut pautnya dengan MUI,” katanya melalui surat Bayan MUI di Jakarta, Rabu, 17 November 2021.

Dia juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum dan meminta agar aparat bekerja secara profesional dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah dan dipenuhi hak-hak yang bersangkutan untuk mendapatkan perlakuan hukum yang baik dan adil.

“MUI berkomitmen dalam mendukung penegakan hukum terhadap ancaman tindak pidana terorisme, sesuai dengan fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2004 tentang Terorisme,” terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menahan diri agar tidak terprovokasi dari kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan tertentu.

“MUI mendorong semua elemen bangsa agar mendahulukan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan keutuhan dan kedamaian bangsa dan negara,” tandasnya.

“MUI menonaktifkan yang bersangkutan sebagai pengurus di MUI sampai ada kejelasan berupa keputusan yang berkekuatan hukum tetap,” tutup dalam surat itu.

Densus 88 Antiteror Polri menangkap ketiga terduga teroris ini pada Selasa, 16 November 2021 pagi. Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda di Bekasi, Jawa Barat. Satu dari ketiga teroris, yakni Zain, merupakan anggota Komisi Fatwa MUI.

Ridwan
Ridwan Rabu, 17 November 2021 16:34
Komentar