Sejarah di Era Mentan Amran, Indonesia Ekspor 2.000 Ton Beras
TEBARAN.COM,BONE — Indonesia kembali menorehkan sejarah baru di sektor pertanian. Di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Indonesia berhasil mengekspor 2.280 ton beras ke Arab Saudi.
Capaian ini menjadi tonggak penting, mengingat selama bertahun-tahun Indonesia dikenal sebagai negara pengimpor beras. Kini, dengan berbagai program strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian dibawah kendali Mentan Amran, Indonesia justru mampu berbalik menjadi negara pengekspor komoditas pangan utama tersebut.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh, hingga dukungan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, peningkatan produksi dalam negeri menjadi kunci utama hingga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan nasional sekaligus mengekspor.
“Bapak presiden (Prabowo Subianto) sangat luar biasa. Ini adalah bukti bahwa pertanian Indonesia semakin kuat dan mandiri. Kita tidak hanya mampu swasembada, tetapi juga berkontribusi untuk kebutuhan pangan dunia,” ujarnya.
Berbagai langkah strategis telah dilakukan Kementerian Pertanian, seperti optimalisasi lahan, peningkatan indeks pertanaman, penggunaan benih unggul, hingga modernisasi alat dan mesin pertanian. Selain itu, penguatan cadangan pangan nasional juga menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas pasokan.
Ekspor beras ini juga diharapkan membuka peluang pasar baru bagi komoditas pertanian Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Pemerintah optimistis tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan penguatan sektor pertanian nasional.
Ke depan, Indonesia menargetkan peningkatan volume ekspor serta memperluas jangkauan pasar internasional, sehingga mampu menjadi salah satu pemain penting dalam perdagangan beras global. (*)
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
