Logo Header

Ketua PB PMII Tunjuk Aras Prabowo Jadi Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan

Ridwan
Ridwan Senin, 15 November 2021 15:44
Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan PB PMII Muhammad Aras Prabowo.
Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan PB PMII Muhammad Aras Prabowo.

TEBARAN.COM, JAKARTA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terus berinovasi selaraa dengan visi misi Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Salah satunya adalah membentuk beberpa lembaga strategis dan profesi di tubuh PB PMII. Lembaga ini resmi launching, Sabtu, 13 November 2021.

Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan (LPEK) merupakan salah satu yang dibentuk oleh Ketua Umum PB PMII untuk memperluas ruang lingkup PMII.

Abe sapaan Ketua Umum PB PMII mempercayakan Muhammad Aras Prabowo sebagai Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan.

“Saya memilih Sahabat Muhammad Aras Prabowo, sebagai Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan tidak hanya satu atau dua pertimbangan. Melainkan melalui banyak sekali pertimbangan, misalnya Sahabat Aras adalah penulis buku dan beberapa jurnal,” katanya.

Alasan lainnya, Aras juga Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia dan saat ini sedang menempuh program Doktoral Ilmu Akuntansi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

“Saya optimis Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan bisa menjadi wadah yang produktif bagi kader PMII di bidang profesi. Tujuannya adalah agar PMII mampu mengakses posisi strategis di bidang ekonomi dan keuangan,” tuturnya.

Sementara Muhammad Aras Prabowo menyampaikan Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan akan memberi warna baru bagi PMII.

“LPEK harus menjadi wadah bagi kader PMII bidang ekonomi dan keuangan atau Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis (PTU) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (PTI) untuk memperkuat dan mengasa ilmu keprofesian ekonomi dan keuangan,” jelasnya.

Pria kelahiran Kabupaten Bone ini berharap kehadiran LPEK PB PMII mampu meberi jalan baru untuk distribusi kader PMII di ruang-ruang strategis. Sehingga kader PMII tidak hanya bertumpuk dalam satu bidang tertentu seperti politik, LSM dan keagamaan.

Ridwan
Ridwan Senin, 15 November 2021 15:44
Komentar