Jalan Diperbaiki, Warga Bersyukur: Mobilitas Lancar, Ekonomi Berputar
TEBARAN.COM,PINRANG — Perbaikan jalan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menghadirkan keadilan akses dan mempercepat denyut ekonomi masyarakat. Di Sulawesi Selatan, manfaat dirasakan langsung oleh warga, dari petani hingga tenaga pendidik.
Perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan terbukti meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak kini berangsur membaik, mempermudah akses distribusi dan aktivitas harian warga.
Wali Kelas II SD Negeri 6 Macorawalie, Nardia. Ia menilai perbaikan jalan sangat membantu aktivitas guru dan siswa dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.
“Kami sangat terbantu karena jalan sudah baik. Sekarang tidak ada lagi hambatan akibat jalan berlubang,” ujar Nardia di Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang lebih layak membuat perjalanan menuju sekolah menjadi lebih aman dan nyaman, baik bagi guru maupun siswa.
“Terima kasih kepada pemerintah provinsi karena sudah membantu kami, khususnya dalam menunjang aktivitas pendidikan,” ucapnya.
Demikian juga, seorang petani di Desa Padaloang, Daud, mengungkapkan rasa syukur atas perbaikan jalan yang sebelumnya rusak selama puluhan tahun. Ia menyebut kondisi jalan yang kini lebih baik berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.
“Kami sangat bersyukur karena sudah puluhan tahun jalan rusak, baru kali ini benar-benar diperbaiki. Sekarang jalan sudah bagus dan perputaran ekonomi juga lebih lancar,” ujar Daud di ruas batas Kabupaten Sidenreng Rappang–Malimpung.
Menurut dia, akses jalan yang lebih baik mempermudah distribusi hasil pertanian sehingga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat desa.
“Atas nama warga Desa Padaloang, kami berterima kasih karena jalan sudah dikerjakan dan kondisinya sekarang jauh lebih baik,” katanya.
Adapun target penyelesaian proyek ditetapkan secara bertahap, mulai April 2026 hingga Desember 2026, sesuai dengan masing-masing ruas pekerjaan.
Terpisah, Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, 28/3 menyampaikan bahwa progres penanganan preservasi jalan MYP Paket 3 telah melampaui rencana awal.
Ia menyebut realisasi pekerjaan mencapai 7,97 persen dari target rencana sebesar 2,83 persen.
Rosyadi menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan antara lain penghamparan lapis pondasi (kelas A), pengaspalan AC-BC dan AC-WC, pemasangan batu mortar, serta pengecoran bahu jalan di beberapa ruas.
Selain itu, perbaikan berupa penutupan lubang menggunakan campuran aspal panas juga telah dilakukan di sejumlah titik guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan jalan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(*)
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
