Tebaran.com

Pimpin Konsolidasi di Makassar, Bro Rivai Dorong Standardisasi Makan Bergizi Gratis se-Sulsel

Abdul Rivai Ras Saat menerima Pengurus APPMBGI SULSEL Di Rumah Cerdas Foto list.

TEBARAN.COM,MAKASSAR — Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) tancap gas mempercepat implementasi program nasional di Sulawesi Selatan.

Langkah strategis ini dipimpin langsung Ketua Umum APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras—akrab disapa Bro Rivai—melalui konsolidasi intensif bersama jajaran pengurus wilayah Sulsel di Rumah Cerdas BroRivai Center, Jalan Botolempangan No. 56, Sabtu (28/3/2026). Malam

Dari pertemuan tersebut, lahir komitmen kuat melalui peluncuran program bertajuk “GASPOL”—sebuah inisiatif percepatan yang dirancang sebagai motor penggerak utama untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau seluruh masyarakat di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan secara merata, tepat sasaran, dan berkualitas.

Dalam arahannya, Bro Rivai menegaskan bahwa Sulawesi Selatan memegang peran strategis sebagai salah satu pilar utama keberhasilan program nasional ini. Namun, ia menekankan bahwa perluasan jangkauan harus berjalan beriringan dengan standar kualitas yang ketat.

“Sulawesi Selatan memiliki potensi besar. Dengan kolaborasi yang solid, saya optimistis program MBG akan berjalan tepat sasaran.

Keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari standar higienitas, kualitas gizi, serta ketangguhan sistem yang kita bangun bersama,” tegasnya.

Transformasi Operasional di Daerah
Program GASPOL akan difokuskan pada tiga pilar utama di lapangan:

Pemerataan Distribusi
Menjamin akses hingga ke wilayah terpencil di 24 kabupaten/kota.
Optimasi Dapur Produksi
Meningkatkan standar operasional dan kapasitas dapur di setiap titik layanan.

Keamanan Pangan
Menerapkan protokol ketat untuk memastikan setiap paket makanan aman, higienis, dan bergizi.

Pengurus APPMBGI Sulsel menyatakan kesiapan penuh untuk bergerak cepat dan berakselerasi.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pelaku usaha lokal menjadi kunci dalam memperkuat implementasi program ini di lapangan.

Tak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui pemberdayaan dapur-dapur mandiri dan pelibatan pelaku usaha lokal.

Pertemuan ini menjadi langkah konkret APPMBGI dalam membuktikan bahwa sinergi antara pusat dan daerah adalah fondasi utama untuk mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan bergizi.

Exit mobile version