Logo Header

Peringatan Dies Natalis ke 56 UIN Alauddin, Rektor Banggakan Keasrian Kampus

Ridwan
Ridwan Kamis, 11 November 2021 22:45
Dies Natalis ke 56 Tahun UIN Alauddin Makassar bertajuk Mengusung Moderasi Meraih Rekognisi.
Dies Natalis ke 56 Tahun UIN Alauddin Makassar bertajuk Mengusung Moderasi Meraih Rekognisi.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – UIN Alauddin Makassar mengadakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Dalam Rangka Dies Natalis ke 56 Tahun bertajuk Mengusung Moderasi Meraih Rekognisi.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Kegiatan itu dilaksanakan secara blendid learning melalui aplikasi Zoom Meeting dan offline yang dipusatkan di Gedung Auditorium Kampus II UIN, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Kamis, 11 November 2021.

Pada kesempatan itu, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menyampaikan perayaan Dies Natalis ke-56 ini harus dengan penuh suka cita, sarat optimisme, serta dilandasi dengan cinta almamater.

“Mari kita satukan tekad di bawah panji pancacita, semoga dies natalis ini menjadi momentum kebangkitan kita semua sebagai anak bangsa, sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam memajukan UIN Alauddin Makassar di masa-masa yang akan datang,” katanya.

UIN Alauddin Makassar kata Guru Besar Sosiologi Pendidikan itu kini berumur 56 tahun, sudah saatnya duduk dan berdiri sejajar dengan universitas -universitas besar di Indonesia.

Apalagi UIN Alauddin telah menoreh sejuta prestasi. Misalnya menempati peringkat 43 dari 576 kampus negeri maupun swasta yang terbaik di seluruh Indonesia versi UniRank 2021.

Jika dilokalkan ke regional Sulawesi-Selatan, dari 23 universitas yang ada di provinsi ini, UIN Alauddin menjadi universitas terbaik kedua.

“Capaian ini tentu saja menjadi kebanggaan bersama bagi kita semua sekaligus menjadi kado terindah peringatan Dies Natalis ke-56 ini,” paparnya.

Lebih lanjut, Prof Hamdan Juhannis mengungkapkan ada dua elemen yang menjadi poin penting dalam perayaan ini yaitu moderasi dan rekognisi. Moderasi kata Guru Besar Sosiologi itu terinspirasi dari visi besar Kementerian Agama RI.

“Selama beberapa tahun terakhir ini, dilandasi kegelisahan munculnya riak-riak yang seringkali mengganggu kemajemukan dan rasa kebangsaan kita, maka Kementerian Agama RI berusaha menciptakan iklim dan atmosfer moderasi dalam berbagai sendi kehidupan manusia.,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya berbagai program strategis telah dicanangkan dan sedang dilakukan oleh Kementerian Agama RI, antara lain pencanangan rumah moderasi beragama di berbagai universitas/institut dalam lingkup PTKIN, termasuk di dalamnya, UIN Alauddin Makassar.

“Dalam rumah moderasi beragama, terpancar gerakan-gerakan baik yang bersifat akademik maupun non-akademik,” bebernya.

Sementara rekognisi, Prof Hamdan Juhannis mengatakan rekognisi ini menjadi obsesi penting dalam menata masa depan UIN Alauddin Makassar.

“Dalam bidang infrastruktur fisik, kita terus melakukan perubahan-perubahan yang signifikan. Sekarang ini, keasrian kampus kita semakin terasa mulai ketika kita masuk pintu masuk gerbang,” ungkapnya.

Ridwan
Ridwan Kamis, 11 November 2021 22:45
Komentar