Tebaran.com

Jelang Sidang Isbat, Kemenag Sulsel Lakukan Rukyatul Hilal di Unismuh

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel memusatkan pemantauan hilal (rukyatul hilal) 1 Syawal 1447 Hijriah di Observatorium, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penentuan Idulfitri 2026 yang akan dibahas dalam sidang isbat di tingkat nasional pada hari yang sama.

Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan titik di Unismuh Makassar ini merupakan salah satu titik dari 117 titik yang melakukan rukyatul hilal di seluruh Indonesia. Pemantauan hilal ini akan melibatkan berbagai unsur lintas lembaga dan keagamaan.

Rukyatul hilal 1 Syawal 1447 H di Sulsel dilaksanakan dengan melibatkan Kanwil Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulsel, BMKG Makassar, MUI Sulsel, Pengadilan Agama, lembaga pemantau dari perguruan tinggi, serta unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan,” ujar Ali Yafid.

Menurutnya, pelibatan berbagai pihak tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memastikan proses penetapan Hari Raya Idulfitri berjalan secara transparan, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hasil rukyatul hilal dari Sulsel selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.

“Penetapan awal 1 Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh daerah termasuk Sulsel, yang kemudian dibahas dalam sidang isbat,” jelasnya.

Sidang Isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah akan digelar pada 19 Maret 2026. Sidang ini dilaksanakan bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta.

“Kementerian Agama tetap berkomitmen untuk mematuhi dan melaksanakan hasil sidang isbat yang digelar pada hari yang sama sebagai keputusan resmi pemerintah,” jelasnya.

“Apapun hasilnya, kami berharap seluruh umat senantiasa bisa menjaga nilai nilai Suci Bulan Ramadan, InsyaAllah kita semua akan mendapatkan keberkahan puasa, dan kembali fitrah, atas nama Kementerian Agama Sulsel, kami sampaikan Maaf lahir Batin kami buat semuanya,” tutup Kakanwil Ali Yafid.

Exit mobile version