Target 700 Ribu Ton Beras di Sulselbar, Bulog Sudah Serap 25% dan Menunggu Panen Raya Akhir
TEBARAN.COM,MAKASSAR — Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) mencatat realisasi serapan beras dari petani baru mencapai sekitar 25 persen dari target tahunan. Meski masih rendah, optimisme menguat seiring masa panen raya yang akan segera tiba di lumbung padi utama wilayah Bugis dan sekitarnya.
Hingga awal Maret 2026, Bulog Sulselbar baru berhasil menyerap seperempat dari target total 700 ribu ton beras. Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Karmila Hasmin Marunta, mengonfirmasi bahwa tren serapan akan meningkat drastis dalam beberapa pekan ke depan seiring bergesernya musim panen ke daerah-daerah sentra produksi.
“Serapan beras saat ini kurang lebih sekitar 700 ribu ton setara beras dan alhamdulillah sudah mencapai sekitar 25 persen. Ini akan terus bertambah karena panen raya belum terjadi di semua wilayah,” ujar Karmila.
Karmila menjelaskan, saat ini panen padi telah berlangsung di wilayah bagian selatan seperti Gowa, Maros, dan Takalar. Namun, kontribusi terbesar diperkirakan baru akan mengalir pada akhir Maret hingga April, ketika panen raya dimulai di kawasan yang dikenal sebagai lumbung padi Sulawesi Selatan.
“Nanti di akhir bulan Maret ini baru daerah Bosowasi seperti Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Pinrang akan panen raya. Ini adalah daerah dengan produksi terbesar, sehingga serapan kita akan terdongkrak signifikan,” jelasnya.
Setelah gelombang panen di wilayah Bugis mereda, proses panen diprediksi akan berlanjut ke kawasan Luwu Raya pada akhir April hingga awal Mei. Pola panen yang bertahap ini diyakini akan memudahkan Bulog dalam menjaga stok sekaligus menyerap gabah petani secara optimal.
Di sisi lain, kinerja Bulog Sulselbar untuk komoditas jagung justru menunjukkan angka yang lebih impresif. Selain bertugas menyerap beras, Bulog juga mendapat penugasan pemerintah untuk menyerap jagung petani dengan target tahun ini sebesar 150 ribu ton.
Hingga saat ini, realisasi serapan jagung telah mencapai angka 42 persen, jauh di atas capaian serapan beras.
“Jagung juga kita ditargetkan menyerap sekitar 150 ribu ton. Alhamdulillah progresnya cukup cepat, saat ini sudah mencapai sekitar 42 persen,” kata Karmila.
Dengan masuknya panen raya dalam waktu dekat, Bulog Sulselbar berharap dapat segera memenuhi target, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani agar tetap menguntungkan. (*)
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
