TEBARAN.COM,MAKASSAR –Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan mematangkan persiapan pelaksanaan Gastro Diplomasi atau International Gastronomy Summit (IGS) 2026 yang akan digelar di daerah itu melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly menyebut progres persiapan kegiatan ini masih berlangsung dan melibatkan sejumlah perangkat daerah sesuai pembagian tugas yang telah ditetapkan.
“Seluruh perangkat daerah harus segera menindaklanjuti pembagian tugas yang telah disepakati dalam rapat sebelumnya,” ujar dia saat memimpin rapat koordinasi lanjutan rencana kegiatan itu bersama jajaran OPD di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Bappeda, dan BPKAD di Makassar, Rabu.
Pada rapat yang digelar sekitar dua pekan lalu, katanya, pemerintah kota telah menyepakati bahwa seluruh persiapan kegiatan harus sudah berjalan sebelum 30 Maret 2026. Sekda Andi Zulkifly tidak menyebut waktu pelaksanaan IGS 2026 di daerah setempat.
Apalagi, kata dia, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk saat rapat bersama Dinas Pariwisata, beberapa waktu lalu.
“Pak Wali Kota sudah menyampaikan langsung bahwa beliau akan meminta perkembangan persiapan kegiatan ini. Bahkan pada rapat bersama pariwisata, beliau kembali menyinggung kesiapan pelaksanaan IGS,” katanya dalam rilis Pemkot Makassar.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Makassar juga telah menetapkan struktur kepanitiaan yang melibatkan berbagai OPD. Ketua panitia dijabat oleh Asisten III Sekda Makassar Firman Pagarra, sekretaris dijabat Kepala Bagian Kerja Sama Andi Zulfitra dan bendahara oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Andi Zulkifly menegaskan setiap OPD harus menyiapkan program dan dokumen kegiatan sesuai dengan bidang tugas masing-masing, termasuk konsep kegiatan seperti Investment Forum, City Tour, dan Ladies Program.
“Saya minta setiap OPD mempersiapkan secara detail program kegiatannya, termasuk dokumen pendukungnya. Ini penting agar saat tim dari Kementerian Luar Negeri datang meninjau persiapan kita, semuanya sudah siap,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan utusan dari Kementerian Luar Negeri direncanakan berkunjung ke Makassar untuk melihat langsung kesiapan pelaksanaan ISG.
