Logo Header

Tagar Biadab Trending, Polisi ‘Smackdown’ Mahasiswa Dihujat, Listyo Sigit dan Mahfud Diminta Tanggung Jawab

Ridwan
Ridwan Kamis, 14 Oktober 2021 04:39
Oknum polisi membanting mahasiswa HIMATA Banten Raya saat terjadi kerusuhan demonstrasi, Rabu 13 Oktober 2021.
Oknum polisi membanting mahasiswa HIMATA Banten Raya saat terjadi kerusuhan demonstrasi, Rabu 13 Oktober 2021.

TEBARAN.COM, TANGERANG – Oknum polisi terekam kamera membanting ‘Smackdown’ tubuh seorang mahasiswa hingga kejang-kejang viral di media sosial, Rabu 13 Oktober 2021.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Viralnya video tersebut banyak netizen yang geram dan meluapkan emosinya di Twitter. Sampai-sampai tagar Biadab menduduki trending topik.

Mereka menghujat tindakan arogansi oknum polisi itu terhadap mahasiswa yang sedang melakukan demonstrasi di depan Kantor Pemda Tangerang.

“Aparat smackdown mahasiswa secara biadab hingga kejang,” tulis salah satu netizen, @ekowboy2.

Dia pun meminta para aktivis 98 dan Menkumham Mahfud MD untuk bertangung jawab atas peristiwa itu.

“Aktivis & tokoh 98 yang kini berkuasa pada kemana ya kok bungkam.. YTH prof @mohmahfudmd dimana tanggung jawab anda,” lanjut cuitannya.

Bahkan ada netizen mengomentari slogan Polri yang dinilai harus diganti. Sambil menunjukkan slogan Polri yakni Melindungi, Mengayomi dan Melayani.

“Ganti saja slogan kalian. Gak pantas !!”

“Bro @ListyoSigitP, tercoreng sudah nama anda sebagai Kapolri atas tindakan bawahan anda membanting mahasiswa. Proses pelakunya segera !!”

“Sori jika saya berkata kasar. Toh perlakuan kalian lebih biadab,” kata pemilik akun @DalamIstana.

Dalam video terbaru yang beredar, menampakkan oknum polisi tersebut meminta maaf kepada korban.

Dikutip dari video yang dibagikan oleh akun Twitter @ekowboy2, oknum polisi tersebut menyampaikan permohonan maafnya kepada mahasiswa bersangkutan.

“Saya meminta maaf kepada mas Fais (korban) dan saya siap bertanggung jawab atas perbuatan saya,” ujar oknum polisi tersebut sambil memeluk korban.

Ridwan
Ridwan Kamis, 14 Oktober 2021 04:39
Komentar