Logo Header

Berhasil Lelang Satu Unit Bangunan, UIN Alauddin Juga Lelang Kendaraan Dinas

Ridwan
Ridwan Senin, 11 Oktober 2021 19:15
Bagian Umum Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Makassar.
Bagian Umum Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Makassar.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Bagian Umum Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Alauddin Makassar kembali meningkatkan prestasi kinerjanya dalam bidang pengelolaan aset negara.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar, UIN Alauddin berhasil melakukan lelang sebuah bangunan yang terletak di Kampus I Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Senin, 11 Oktober 2021.

Bangunan tersebut laku terjual dengan harga Rp 75.000.000 dengan pemenang lelang Luqman Nambi beralamat Kecamatan Rappocini Kota Makassar.

Kepala Bagian Umum Biro AUPK UIN Alauddin Drs Fatahuddin mengungkapkan jenis barang yang dilelang yakni sebuah bangunan yang tidak ikut tanahnya.

“Jenis barang yang dilelang itu, sebuah bangunan tidak ikut tanahnya yang berada di Kampus I,” ungkapnya.

Terkait prosedur, Ia menjelaskan prosedur pelelangan ini cukup lama. Menurutnya, pertama pihaknya terlebih dahulu melakukan pendataan kemudian diusulkan ke Kementrian Agama.

“Prosedur nya itu berawal dari pihak Biro AUPK melakukan pendataan barang barang yang layak untuk diusulkan dilelang, setelah sudah ada data datanya, kita akan mengirim ke pusat untuk diproses,” katanya.

Setelah dari pusat, lanjut Pria asal Kabupaten Jeneponto itu melalukan permohonan ke KPKNL Makassar sebagai perantara lelang.

“Kemudian bermohon lagi ke KPKNL. Mengenai pelelangan gedung ini, prosesnya cukup lama karena pengaruh Pandemi Covid-19,” paparnya.

Ia mengungkapkan, penentuan limit lelang sebuah bangunan adalah bukan dari UIN Alauddin Makassar ataupun dari pihak KPKNL akan tetapi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Dan yang menentukan limit penjualan Kementerian PUPR bukan KPKNL ataupun UIN Alauddin Makassar,” bebernya.

Lebib lanjut, Ia mengungkapkan ada 11 item yang diusulkan ke pusat untuk dilelang akan tetapi hanya satu yang ada peminatnya sehingga kata dia harus menunggu tiga bulan lagi.

“Jadi 11 item yang diusulkan sesuai prosedur hanya satu pendaftar yang lainnya. Sehingga 10 lainnya kami tidak buka lagi setelah tiga bulan, sesuai petunjuk KPKNL,” tandasnya.

Terakhir, Ia menyampaikan dalam waktu dekat UIN Alauddin Makassar kembali mengadakan lelang berupa kendaraan. Sehingga, dia berharap agar peminat lebih banyak.

“Dalam waktu dekat rencana kita akan lelang kendaraan,Mudah mudahan lelang itu pesertanya banyak yang ikut,” paparnya.

Persoalan lelang, tambah dia tidak menahu soal siapa yang melakukan pendaftar ataupun berapa jumlah pendaftar.

“Ini kami tidak tahu soal siapa pendaftarnya, berapa orang jumlahnya. Nanti diketahui pada saat pembukaan lelang kemudian baru ditau bahwa sekian pendaftar lelangnya,” pungkasnya.

Ridwan
Ridwan Senin, 11 Oktober 2021 19:15
Komentar