Logo Header

MAN 2 Makassar Bersiap Menuju Madrasah Internasional

Ridwan
Ridwan Senin, 11 Oktober 2021 16:37
Rombongan Anggota Komisi VIII DPR RI mengunjungi MAN 2 Kota Makassar, Jln Pettarani, Sabtu, 9 Oktober 2021.
Rombongan Anggota Komisi VIII DPR RI mengunjungi MAN 2 Kota Makassar, Jln Pettarani, Sabtu, 9 Oktober 2021.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Kepala MAN 2 Kota Makassar Hj Darmawati Tahir Karim menegaskan, Madrasahnya saat ini siap menjadi Madrasah Internasional di mana outputnya bisa diterima di perguruan tinggi ternama di dunia dan Timur Tengah.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Kesiapaan tersebut kata dia dibuktikan dengan torehan sejumlah prestasi berskala nasional dan internasional yang telah diraih baik madrasah, guru maupun siswa selama ini.

Hal ini disampaikan olehnya saat rombongan Anggota Komisi VIII DPR RI mengunjungi MAN 2 Kota Makassar, Jln Pettarani, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Rombongan didampingi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel H Khaeroni bersama sejumlah pejabat lainnya. Kunjungan itu dalam rangka memantau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang baru dimulai beberapa hari yang lalu.

“Kami masih sangat berharap kepada Komisi VIII DPR RI , Menteri Agama dan Kakanwil, agar sarana penunjang ke arah cita cita besar madrasah tersebut bisa dibantu dan terealisasi, seperti Laboratorium Terpadu dan penambahan RKB,” pinta Darmawati.

Sementara Itu Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel, H Khaeroni memaparkan Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di setiap Madrasah dan Pondok Pesantren di Sulsel yang mengacu kepada Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam.

Di mana, kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan di Kementerian Agama Sulsel tetap merupakan prioritas utama, sehingga pelaksanaan PTM Terbatas dengan Aturan Prokes Ketat yang saat ini jumlahnya sekitar 59 persen dari 2009 Madrasah tetap dibuatkan alternatifnya, diantaranya pembatasan Jumlah Siswa saat PTM serta membuka ruang bagi orangtua siswa untuk memilih PTM atau PJJ bagi anaknya, dan bagi yang memilih PJJ Kemenag tetap memfasilitasi pulsa internet.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H TB Ace Hasan Sadzily yang didampingi Anggota Komisi VIII asal Dapil Sulsel II H Samsu Niang dan Kepala BPJPH menghimbau agar seluruh pihak utamanya Madrasah dan Ponpes tetap menungjatkan kewaspadaan dan kedisiplinan terhadap Prokes.

“Saya sudah menyaksikan dan membuktikan bahwa Keinginan besar siswa (i) kita ketika ditanya tadi, kompak menjawab ingin kembali belajar di bangku sekolah/madrasah, karena mereka masih percaya bahwa Tempat terbaik bagi generasi penerus kita untuk belajar dan menimba Ilmu itu di Madarsah/sekolah dengan cara berinteraksi langsung dengan para tenaga pendidik,” ungkap Ace Hasan.

“Tapi kami minta, bahwa dalam pelaksanaan PTM ini, pastikan anak didik dan keluarganya sudah vaksin dan tetap disiplin menjaga kondisi kesehatan, karena Kunci penanganan Covid-19 adalah kedisiplinan,” tegasnya.

Dia juga menyerankan agar pihak madrasah dan lembaga pendidikan menyiapkan dan menyiagakan UKS sebagai unit antisipasi kesehatan di internal lingkungan Madrasah. Bukan hanya siswa, tapi Tenaga Pendidik dan Karyawan Madrasah harus memastikan diri bebas Covid 19, maka teruslah berkoordinasi dengan satgas Covid-19.

Terkait Keinginan dan permintaan Kepala MAN 2 Makassar akan Adanya Laboratorium Terpadu sebagai sarana pendukung utama menuju Madrasah berskala Internasional.

“Kami dari Komisi VIII DPR RI sepenuhnya mendukung, dan Insya Allah akan kami Bahas dan Kawal usai Reses Masa Persidangan I ini selesai,” ucap Kang Ace Hasan Sadzily.

Hadir di kesempatan itu, Wakil Rektor UIN Alauddin Makassar, Kasubdit Sarana dan Prasarana Ditjen Pendis Kemenag RI, Kepala BPDB Sulsel, Kakankemenag Kota Makassar, Pengurus Komite Madrasah (MAN 2 Makassar).

Ridwan
Ridwan Senin, 11 Oktober 2021 16:37
Komentar