Logo Header

Perseroda Sulsel Bakal Lanjutkan Pembangunan Twin Tower, tak Gunakan Dana Pinjaman dan APBD

Jusrianto
Jusrianto Minggu, 10 Oktober 2021 20:48
Yasir Mahmud bersama Jusuf Kalla.
Yasir Mahmud bersama Jusuf Kalla.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Direktur PT Sulsel Citra Indonesia (SCI) atau Perseroda Sulsel Yashir Mahmud mengatakan jika pembangunan Twin Towers akan tetap dilanjutkan. Namun metode dari pembiayaan Twin tower tidak menggunakan dana pinjaman atau APBD.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Akan tetapi pembangunan Twin Towers akan menggunakan kerjasama dengan menetapkan sistem Build Operate Transfer (BOT) yang akan dilakukan bersama dengan PT SCI.

“Jadi BOT ini kita kerjasamakan, bahkan saat ini sudah ada tiga investor yang menawarkan diri bekerja sama dalam pembangunan Twin Tower,” kata Yasir Mahmud

“Tiga investor yang akan menjalin kerjasama dengan Perseroda dalam pembangunan Twin Tower diantaranya investor dari dubai, satu dari China dan satu lagi dari dalam negeri. Nanti kami pilih mana yang penawarannya paling bagus,” jelasnya.

Mengenai kerjasama pembangunan yang telah dilakukan bersama dengan PT Waskita Karya, dikatakan akan ditinjau ulang, namun peninjauan ulang tidak akan merubah bentuk skema dan model pembangunan gedung twin tower tersebut.

“Soal kerja sama dengan PT Waskita Karya kita akan kaji apakah dilanjutkan atau di hentikan, yang jelas model pembangunan tidak berubah, namun ketinggian mungkin saja akan kita sesuaikan dengan struktur tanah yang ada di lokasi reklamasi tersebut,” ungkapnya.

Bahkan dia mengaku untuk anggaran biaya pembangunan Twin Tower nantinya tidak akan jauh berbeda dengan anggaran yang awal dicanangkan.

Yang jelas, kata dia, pembangunan Twin Tower tersebut tidak akan membebani anggaran APBD Provinsi SSuls dan kami juga aka engkoordinasikan dengan DPRD soal niat kerja sama BOT yang akan dilakukan dalam pembangunan Twin Tower.

“Jelas pembangunan Twin Tower ini sama sekali tidak akanembebani APBD apa lagi menggunakan dana pinjaman, ini murni akan dilakukan dengan sistem BOT atau kerjasama dengan bpihak swasta yang lebih bernilai ekonomis. Yang penting dana bisa kita tarik masuk ke Sulawesi Selatan sehingga perekonomian bisa meningkat,” bebernya.

Yasir juga menyebutkan jika Perseroda saat ini juga sedang fokus pada pengelolaan aset-aset yang dimiliki Perseroda saat ini, salah satunya akan mengambil alih rumah dinas di Paotere dan meninjau ulang kontrak ruko Latanete Plaza yang berada di Jalan Sungai Saddang Makassar.

Jusrianto
Jusrianto Minggu, 10 Oktober 2021 20:48
Komentar