Logo Header

Kisah Inspiratif Penyuluh Agama Honorer di Makassar, Sisihkan Gaji Selama 10 Tahun Demi Bangun Masjid

Ridwan
Ridwan Sabtu, 09 Oktober 2021 13:45
Penyuluh Agama Honorer, Jusman Karim
Penyuluh Agama Honorer, Jusman Karim

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Jusman Karim salah satu tokoh agama yang ada di Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Sosoknya dikenal memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat yang tidak pernah luntur.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Jusman Karim kesehariannya sebagai penyuluh agama honorer di Makassar. Dia dikenal banyak orang sebagai pendakwah yang santun dan ramah. Tak sedikit generasi milenial menjadikan dirinya sebagai sosok panutan.

Pengabdiannya dimulai sejak tahun 1997 setelah ia menyelesaikan S1 di salah satu perguruan tinggi di Makassar. Kala itu, ia tinggal di masjid sebagai marbot. Sejak itu pula dia meniatkan ingin membangun masjid dari usahannya sendiri.

“Pada tahun 1997 saya tinggal di Makassar. Saya tinggal di masjid. Sejak itu saya selalu berniat ingin membangun masjid,” kata Jusman Karim, Sabtu, 9 Oktober 2021.

JK sapaan Jusman Karim yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Ta’mir Masjid Nahdatul Ulama (LTM NU) Makassar. Niatnya yang ingin membangun masjid akhirnya mulai tercapai setelah 10 tahun lamannya berjuang.

10 tahun itu, ia menyisihkan sebagian gajinya demi membeli sepetak tanah untuk dibangunkan masjid. Dia mulai menabung pada tahun 2007. Dua tahun setelah dirinya menjalani tugas sebagai penyuluh agama Islam hingga sekarang.

“Bangun masjid dari gaji honorer penyuluh agama, sejak tahun 2005. Jadi tanah itu saya cicil mulai pada 2007, 50 ribu per bulan,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, saat ini untuk pembangunan masjid bernama BBM masih sebatas pondasi. Pihaknya masih terus berusaha mengumpulakan sebagian gajinyan dan juga sumbangan dari orang lain untuk perampungan pembangunannya.

“Untuk perampungan, kita butuhkan dana sekitar Rp 700 juta,” uacapnya.

Dia berharap masjid tersebut menjadi masjdi percontohan di Makassar. Dengan itu, ia berharap proses pembangunannya cepat selesai agar warga makassar dapat memfungsikan beribadah dan kegiatan-kegiatan keagamaan.

Jusman Karim juga dikenal sebagai pelopor Bersih-Bersih Masjid (BBM) Gratis yang saat ini sudah memasuki masjid ke 100 yang telah dibersihkan, Membina Rumah Barazanji bagi Kalangan Millenial, dan membangun Rumah Duka Pelayanan Ummat mulai dari pelayanan mobil Ambulance hingga mengurus jenazah sampai ke pemakanan.

Selain itu ia juga membangun Rumah Muallaf, melayani umat yang baru memeluk Agama Islam. Kemudian mempolopori memasangkan Wifi Masjid bagi masjid untuk pelajar secara gratis yang hingga saat ini masih dinikmati oleh pelajar.

“Semua ini dilakukan ini tidak terlepas dari niat ingin bermanfaat untuk orang banyak dan meraih keberkahan hidup atas nikmat kesehatan yang diberikan kepada saya,” pungkasnya.

Ridwan
Ridwan Sabtu, 09 Oktober 2021 13:45
Komentar