Logo Header

Hamzah Hamid Geram 30 Petugas Kebersihan Tamalanrea Dipecat: Kebijakan Camat Semena-mena

Jusrianto
Jusrianto Rabu, 06 Oktober 2021 16:54
Hamzah Hamid saat menerima keluhan 30 petugas kebersihan Tamalanrea.
Hamzah Hamid saat menerima keluhan 30 petugas kebersihan Tamalanrea.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Anggota Komisi A DPRD Makassar Hamzah Hamid menyanyangkan sikap Camat Tamalanrea Muhammad Rheza yang memecat 30 petugas kebersihan Kecamatan Tamalanrea. Disinyalir, Muhammad Rheza diduga memecat petugas efek Pilwalkot 2020 lalu.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

“Kebijakan yang dilakukan Camat Tamalanrea sangat tidak berprikemanusiaan. Hal ini sangat berlebihan dan saya yakin Wali Kota Makassar (Danny Pomanto) tidak tahu persoalan ini,” kata Hamzah Hamid saat ditemui 30 Petugas Kebersihan yang dipecat di Gedung DPRD Makassar, Rabu (6/10/2021).

Politisi PAN itu sangat miris melihat kebijakan yang dikeluarkan oleh Camat Tamalanrea yang tidak melihat sisi ekonomi dari para pekerja.

“Bayangkan berapa kepala keluarga yang kehilangan pencarian nafkah. Mereka tidak punya salah langsung dipecat hanya karena korban politik,” bebernya.

“Langkah ini sudah sangat keliru. Kami tidak sepakat dan tidak bisa menerima kebijakan camat. Bahkan para pekerja sampah tidak diberi kesempatan menemui camat. Perjuangan ini tidak akan berakhir. Saya akan perjuangkan. Ini persoalan nasib orang kecil. Sudah mengabdikan diri sekian tahun. Hari ini mereka jadi korban politik,” jelasnya.

Bahkan, Hamzah Hamid akan menyampaikan langsung hal ini ke Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

“Kebijakan ini perlu disampaikan ke Wali Kota. Dari 15 kecamatan, satu-satunya camat (Tamalanrea) yang semena-mena memecat 30 orang. Bahkan informasi yang saya dengar mereka (30) didatangi Sekcam dan disuruh bersabar,” bebernya.

“Insya Allah kedatangan mereka perlu direspon. Kita akan panggil camat. Ini kejadian luar biasa dan merusak nama Wali Kota Makassar,” pungkasnya.

Jusrianto
Jusrianto Rabu, 06 Oktober 2021 16:54
Komentar