Logo Header

Azwar: Pemuda Merupakan Garda Terdepan Demokrasi

Jusrianto
Jusrianto Sabtu, 25 September 2021 17:15
Azwar saat menggelar Soper.
Azwar saat menggelar Soper.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD kota Makassar, Azwar menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 6 tahun 2019 tentang kepemudaan di Hotel Grand Town, Makassar, Sabtu (25/9/2021). Azwar membahas tentang peran pemuda khususnya di kota Makassar.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Ia menyebut pemuda merupakan garda terdepan demokrasi. Menelisik dari sejarah, kemerdekaan diraih berkat adanya inisiatif dari para pemuda dan dorongan juga dari pemuda.

“Bangsa dan negara ini, direbut 76 tahun lalu oleh pemuda. Kita tidak bisa bayangkan kalau tidak ada pemuda yang mengelorakan semangat kemerdekaan,” ungkap Azwar pada sesi sambutan.

Kata dia, pemerintah harus melakukan persiapan sejak dini anak muda. Mereka ini merupakan generasi yang akan memimpin negeri ini sehingga sangat penting regulasi ini disebarluaskan.

“Saya berharap dengan adanya perda ini para pemuda kota Makassar dapat mengambil peran pada peristiwa-peristiwa demokrasi,” ucap Legislator PKS ini.

Sementara itu, Muhammad Ikhwan narasumber pertama menyebut pandemi Covid-19 yang saat ini melanda negeri tidak bisa dijadikan alasan bagi pemuda untuk bermalas diri.

Pemuda harus tampil dengan kreativitas dan inovasi agar dapat bangkit dari keterpurukan oleh pandemi Covid-19.

“Banyak peluang baru dari Wabah Covid-19, perlu kreatifitas. Tidak ada alasan untuk tidak bangkit di situasi sulit. Tidak ada kesuksesan jika memang orang itu tidak mau sukses,” ucapnya.

Sementara itu, Ahmad Hanafi pemateri kedua memaparkan peran pemuda dalam kemajuan bangsa Indonesia. Pemuda memiliki kelebihan, khususnya pada semangat dan stamina mereka.

Dengan adanya itu semua, pemuda harus berani mengambil risiko untuk meraih kesuksesan di masa yang akan datang.

“Mereka ini punya kelebihan dibanding orang tua, mereka punya tenaga yang prima, jadi biar melakukan kegiatan yang maraton, mereka masih bisa melakukan,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang berasal dari kecamatan Manggala dan Panakkukang.

Pada kegiatan ini juga diterapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk ke dalam ruangan.

Jusrianto
Jusrianto Sabtu, 25 September 2021 17:15
Komentar