Tebaran.com

Mudik Lebaran 2026: Pergerakan Pemudik di Sulsel Diprediksi Tembus 6 Juta Orang

Menhub Bersama Gubernur Sulsel Foto list.

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Arus mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Selatan diproyeksikan melonjak hingga enam juta orang. Mayoritas pemudik diperkirakan menggunakan sepeda motor, mencapai sekitar 4,5 juta unit roda dua, atau meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut mendorong pemerintah pusat dan daerah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menekan potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Angkutan Lebaran 2026 yang digelar Jumat, 27 Februari 2026, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi hadir langsung di Sulsel bersama Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi puncak arus mudik.

Dudy menjelaskan, tradisi mudik umumnya dilatarbelakangi keinginan masyarakat untuk bersilaturahmi dengan orang tua, anak, dan keluarga di kampung halaman.

Selain itu, momentum libur panjang juga dimanfaatkan untuk berwisata serta merayakan Hari Raya Nyepi.

Menurutnya, Sulsel merupakan salah satu daerah dengan mobilitas tinggi saat Idulfitri, terutama pada sektor transportasi udara dan laut. Ia mengapresiasi sinergi pemerintah daerah dan Forkopimda pada penyelenggaraan mudik tahun sebelumnya yang dinilai berjalan baik.

“Hal-hal yang menjadi perhatian kami di antaranya faktor cuaca. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak mengganggu kelancaran arus mudik,” ujar Dudy usai Rakor.

Ia menekankan pentingnya mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan berintensitas tinggi.

Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif seperti operasi modifikasi cuaca. Selain itu, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk memfungsikan masjid sebagai rest area bagi pemudik.

Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menhub yang kembali turun langsung memastikan kesiapan Sulsel. Ia menyebut sejumlah kebijakan tahun lalu terbukti efektif, seperti pembatasan kendaraan sumbu tiga, penerapan work from anywhere (WFA), serta optimalisasi masjid sebagai tempat istirahat.

“Nanti kami akan menugaskan personel yang sudah ditunjuk untuk membantu pelayanan di masjid-masjid rest area,” jelasnya.

Sebagai upaya mengurai kepadatan, Pemerintah Provinsi Sulsel juga kembali melanjutkan program mudik gratis yang menjadi agenda rutin setiap tahun.

Berdasarkan proyeksi, pergerakan pemudik pada H-7 hingga H+3 Lebaran diperkirakan mencapai enam juta orang. Rinciannya, jalur darat sebanyak 3,9 juta orang, jalur udara 1,6 juta orang, dan jalur laut sekitar 385 ribu orang.

Sementara itu, total pergerakan kendaraan diprediksi mencapai 5,14 juta unit, didominasi sepeda motor sebanyak 4,51 juta unit dan mobil sekitar 634 ribu unit, dengan potensi lalu lintas harian mencapai kurang lebih 38 ribu kendaraan.(*)

Exit mobile version