Logo Header

Sikap Tenang Bakumham Golkar Hadapi Kasus AS Dapat Simpatik Publik

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Minggu, 26 September 2021 10:03
Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Supriansa
Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Supriansa

TEBARAN.COM, JAKARTA – Sikap Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar dalam menyikapi kasus Wakil Ketua Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin (AS) mendapat pujian dari banyak kalangan.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Dalam serentetan pernyataan Bakumham pra dan pasca penangkapan AS oleh KPK, lembaga ini dianggap mampu meredam serangan opini publik yang berpotensi memojokkan Partai Golkar.

“AS adalah tokoh utama Golkar dan kasusnya sangat berpotensi merusak popularitas Golkar di mata publik. Tapi respon DPP lewat Bakumham sangat menenangkan karena tidak frontal membela,” kata Rahmat Nanring, kader muda Golkar di Sultra, Minggu, 26 September 2021.

Peneliti dari MeanPoll Research, Imran Mahmud, menyebut apa yang terjadi dengan AS sangat mungkin membuat popularitas Golkar makin terpuruk menuju 2024. Namun, respon bagus dari DPP Golkar menurutnya sedikit meredam kemungkinan keterpurukan itu.

“Kita melihat jawaban-jawaban DPP lewat Bakumham yang ditugasi menangkis serangan, sangat bagus. Ini jauh dari prediksi kita dimana Golkar akan melakukan pembelaan frontal, sepertinya mereka sudah sangat tahu arah opini publik yang tak berpihak ke mereka (Golkar),” katanya.

Imran mengaku memantau bola liar kasus AS terkait dengan kemungkinan keterpurukan popularitas Golkar di mata publik.

“Untuk sementara saya bisa mengatakan itu (kejatuhan popularitas) tak berpengaruh. Cara mereka menangani potensi konflik ini sangat baik sehingga publik tak frontal menyerang beringin. Jawaban-jawaban mereka di wilayah publik seperti ketika tampil di televisi nasional sangat baik,” katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu, 25 September 2021 hingga Minggu, 26 September 2021 pagi ini, atau dua hari pasca penangkapan AS pada Jumat, 24 September 2021, Supriansa mewakili DPP Golkar secara Marathon tampil disejumlah televisi nasional.

Penampilan inilah yang banyak dipuji publik karena jawaban anggota DPRRI Komisi III ini dianggap lebih tenang dan sejuk serta menunjukkan wajah Golkar yang pro pemberantasan korupsi namun tidak terkesan meninggalkan Azis Syamsuddin. (CT)

Editor Tebaran.com
Editor Tebaran.com Minggu, 26 September 2021 10:03
Komentar