Logo Header

AIA Minta Kemendes PDTT Akomodir Warga yang Menganggur Akibat Covid-19

Ridwan
Ridwan Kamis, 23 September 2021 18:01
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 22 September 2021.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 22 September 2021.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 22 September 2021. Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA).

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Komisi V DPR RI mendorong Kementerian Desa, Pembangunan Daerah dan Desa Tertinggal (PDTT) dapat terus membuka lapangan pekerjaan baru. Terutama, untuk mengakomodir masyarakat yang terpaksa menjadi pengangguran akibat terdampak pandemi Covid-19 agar dapat diserap kembali dalam program padat karya secara khusus di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Pada prinsipnya, Komisi V DPR RI dalam menyikapi masih berlangsungnya situasi pandemi Covid-19 saat-saat ini tentu kami berharap pemerintah khususnya melalui Kementerian Desa dan PDTT dapat terus membuka lapangan pekerjaan baru. Terutama, untuk mengakomodir masyarakat yang terpaksa menjadi pengangguran akibat dampak pandemi Covid-19 supaya dapat diserap kembali dalam padat karya,” ujar Andi Iwan Aras.

Andi Iwan Aras mengusulkan agar dalam program-program padat karya dapat diisi oleh tenaga-tenaga kerja yang belum terakomodir di program-program lainnya. Maka, para pendamping desa yang sudah ada tidak lagi menjadi pendamping-pendamping kegiatan di program-program padat karya lainnya. Sehingga dengan demikian, lapangan kerja dapat terbagi secara merata kepada masyarakat bawah.

Andi Iwan Aras juga menyoroti Sumber Daya Manusia (SDM) di Balai Pelatihan dan PDTT yang tercatat hanya sejumlah 60 personil namun mencakup wilayah yang begitu besar.

“Terkait hal itu, kami mendorong Balai Pelatihan Makassar mendapatkan tambahan SDM dan fasilitas. Disamping itu, Komisi V DPR RI mendorong balai kecil ini menjadi balai besar. Serta, menambah balai lain di daerah lain agar beban kerja Balai Pelatihan dapat diringankan,” tandas Andi Iwan Aras.

Selain itu, Andi Iwan Aras meminta Kementerian Desa PDTT untuk meningkatkan program potensi desa wisata khususnya yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, ungkapnya, program itu harus disinergikan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengingat kementerian tersebut memiliki program yang serupa. Sehingga, ia mengimbau harus ada koordinasi yang prima antar Kementerian Desa PDTT dengan Kemenparekraf.

“Komisi V DPR mendorong berbagai potensi di desa-desa yang mungkin belum tersentuh oleh Kemenparekraf dapat dioptimalkan dalam program Kementerian Desa PDTT. Termasuk, mendorong desa-desa dapat meningkatkan kreativitas dengan memiliki produk-produk andalan di desa masing-masing yang dapat menjadi PAD desa. Sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa dapat terus semakin meningkat lagi kedepannya,” pungkas Andi Iwan Aras.

Ridwan
Ridwan Kamis, 23 September 2021 18:01
Komentar