Tebaran.com

Kolaborasi Strategis Nindya Karya–Unhas, Dorong Lahirnya Insinyur Unggul di Era Transformasi Industri

TEBARAN.COM,MAKASSAR — PT.Nindya Karya menyelenggarakan kegiatan Campus Hiring di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Gowa, sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menjaring talenta muda sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi.
Kegiatan yang digelar di Lecturer Theater 1 Gedung CSA pada Rabu (25/2) tersebut diikuti sekitar 300 peserta dan dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua pihak. Kesepakatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul di bidang teknik dan konstruksi.

Direktur Utama PT Nindya Karya, Ir. Firmansyah, ST., IPU, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam membangun ekosistem talenta yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa industri konstruksi di masa depan membutuhkan insinyur muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga adaptif serta berintegritas tinggi.
sisi lain, Direktur Pengembangan Bisnis dan Sumber Daya Manusia PT Nindya Karya, Eduard Batubara, SE, menyoroti pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi perubahan industri yang dinamis. Ia menyampaikan bahwa perusahaan menyediakan berbagai peluang pengembangan karier dan kepemimpinan bagi talenta muda. Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan industri menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang relevan dengan tuntutan zaman. Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Teknik Unhas telah melahirkan banyak profesional andal yang kini berkontribusi di Nindya Karya, dengan sekitar 10 persen karyawan berasal dari alumni Unhas yang menempati posisi strategis.
Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Dr.-Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk nyata penguatan hubungan antara dunia akademik dan dunia industri. Ia menilai kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, terutama dalam memperoleh pengalaman praktis dan akses langsung ke dunia kerja. Ia juga menegaskan komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki potensi kepemimpinan di masa depan.
Dukungan turut disampaikan Ketua Ikatan Alumni Teknik Unhas, Ir. Muhammad Sapri Pamulu, PhD, IPU, yang menekankan peran penting alumni dalam menjembatani hubungan antara kampus dan industri. Menurutnya, alumni memiliki posisi strategis dalam membuka peluang serta memperkuat jaringan profesional bagi lulusan baru, sehingga kegiatan serupa perlu terus dikembangkan.

Penandatanganan MoA antara Fakultas Teknik Unhas dan PT Nindya Karya menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan ini. Kesepakatan tersebut mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program kolaboratif seperti kuliah tamu, seminar praktisi, program magang, job fair, hingga campus hiring.
Selain itu, kerja sama juga meliputi pemanfaatan tenaga ahli dari kalangan dosen serta kolaborasi lintas program studi teknik. MoA ini berlaku selama tiga tahun dan menegaskan komitmen kedua pihak terhadap prinsip transparansi serta anti korupsi sesuai standar internasional.

Dalam sesi berbagi wawasan yang dimoderatori oleh Ir. Amril Taufik Gobel, ST, IPU, ASEAN Eng., selaku Technical Advisor Nindya Learning Center PT Nindya Karya, Ir. Habibie Razak, IPU., FIEAust., CPEng., EngExec., IntPE(Aus), yang juga menjabat sebagai Chairman BKS PII dan Regional Director (Energy) Surbana Jurong Group Indonesia & ASEAN, memaparkan peluang besar bagi insinyur Indonesia di tengah era transisi energi.
Ia menjelaskan bahwa sektor energi, termasuk energi terbarukan, LNG, serta ekosistem kendaraan listrik, membuka peluang luas bagi peran insinyur multidisiplin. Indonesia sendiri memiliki potensi besar, salah satunya cadangan panas bumi yang mencapai sekitar 40 persen dari total dunia. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital, aspek keberlanjutan, serta etika profesi sebagai kompetensi utama untuk bersaing di tingkat global.
Sementara itu, paparan dari SVP Human Capital PT Nindya Karya, Ir. Deni Dwiraharja, ST, MT, memberikan gambaran mengenai peluang karier di perusahaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Nindya Karya membuka ratusan posisi bagi lulusan teknik maupun non-teknik, dengan tahapan seleksi yang meliputi administrasi, psikotes, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
Perusahaan juga memiliki sistem pengembangan sumber daya manusia yang terstruktur melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan, yang didukung oleh Nindya Learning Center sebagai pusat peningkatan kompetensi karyawan.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat ini, diharapkan dapat lahir generasi insinyur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

 

 

Exit mobile version