Logo Header

PWNU Sulsel Dorong Pelaksanaan Muktamar NU Ke-34 Diadakan Tahun 2021 Ini

Ridwan
Ridwan Jumat, 17 September 2021 19:34
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul (PWNU) Sulawesi Selatan Dr KH Hamzah Harun Alrasyid
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul (PWNU) Sulawesi Selatan Dr KH Hamzah Harun Alrasyid

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2020 yang lalu harus ditunda karena situasi pandemi virus Corona. Hal tersebut membuat perhelatan terakbar NU tersebut diundur sampai waktu yang belum ditentukan.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Melihat kasus positif Covid-19 yang berangsur melandai dan masifnya kegiatan vaksinasi bagi masyarakat, Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul (PWNU) Sulawesi Selatan Dr KH Hamzah Harun Alrasyid mendukung kegiatan Muktamar NU ke-34 dihelat di akhir tahun 2021 ini.

Kyai Hamzah berpendapat bahwa kegiatan Muktamar NU ke-34 nantinya dapat dilakukan secara blended, luring dan daring, dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan ketat. Hal itu menurutnya, dilakukan sebagai upaya adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi.

“Apabila pemerintah memberikan izin penyelenggaraan kegiatan Muktamar, saya kira pengurus NU di semua level kepengurusan akan mendukung dengan penuh, demi suksesnya hajat akbar warga Nahdliyyin ini,” imbuhnya, Jumat, 17 September 2021.

Kyai Hamzah melanjutkan, bahwa selama pandemi, NU berada di garis depan dalam ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus menanggulangi dampak pandemi bagi masyarakat luas, bersama ormas-ormas keagamaan lainnya.

“NU juga menjadi salah satu penyokong utama yang mendukung penuh dan terlibat aktif dalam program vaksinasi yang digalakkan pemerintah,” tandasnya.

Menurut Kyai Hamzah, hal itu menunjukkan bahwa NU selalu siap menghadapi dan mengantisipasi berbagai tantangan zaman dengan senantiasa menjunjung prinsip kemaslahatan umum. Sehingga prinsip kemaslahatan umum itu tentu akan jadi pertimbangan utama penyelenggaraan Muktamar nantinya.

“Setahun lebih pandemi telah berlangsung dan NU terbukti mampu beradaptasi dengan tetap aktif menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial, dakwah dan pendidikan dengan memanfaatkan teknologi,” tutupnya.

Usulan ini juga akan disampaikan dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang akan diadakan pada 25-26 September 2021 nanti di Jakarta.

Diketahui kegiatan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 25-26 September nanti, salah satunya agaendanya adalah memutuskan waktu dan tempat pelaksanaan Muktamar NU ke-34.

Ridwan
Ridwan Jumat, 17 September 2021 19:34
Komentar