Logo Header

Setahun Pimpin Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman–Fatmawati Rusdi Tekan Kemiskinan Level Terendah, Ekonomi Tumbuh 5,43%

Nuri
Nuri Senin, 23 Februari 2026 15:56
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman Saat ditemui di Asrama Haji Foto list.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman Saat ditemui di Asrama Haji Foto list.

TEBARAN.COM,MAKASSAR – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman Fatmawati Rusdi sudah setahun memimpin sejak dilantik Februari 2025 lalu. Selama kepemimpinannya, keduanya menggenjot produktivitas hingga memacu pertumbuhan ekonomi di tengah efisiensi anggaran.

“Alhamdulillah pertama ya, secara overall indikator kinerja utama kita alhamdulillah kemiskinan turun,” kata Andi Sudirman usai menghadiri Ramadhan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang Makassar, Ahad (22/2/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin Sulsel pada September 2025 tercatat 685,14 ribu jiwa atau sebesar 7,43% dari total jumlah penduduk. Capaian ini merupakan angka terendah sejak pandemi COVID-19.

Jika ditarik ke belakang, jumlah penduduk miskin Sulsel pada September 2019 masih berada di kisaran 759,58 ribu jiwa dengan persentase 8,56%. Sempat mengalami fluktuasi saat COVID, angka kemiskinan mulai menurun secara konsisten sejak 2023 hingga 2025.

“Ini adalah turunnya terendah dalam 10 tahun terakhir kalau tidak salah. Kita ini sudah menyentuh di enam koma sekian persen,” ucap Andi Sudirman.

BPS juga mencatat perekonomian Sulsel tumbuh sebesar 5,43% pada 2025. Angka ini lebih tinggi dibanding periode kumulatif 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,02% (cumulative to cumulutive/c-to-c).

“Kita juga di tengah banyak efisiensi, kita justru naik perekonomiannya, 5,43% dari 5,0 waktu kami pertama dilantik. Itu dalam satu tahun,” paparnya.

Andi Sudirman menegaskan berbagai program infrastruktur juga sudah direalisasikan dan dalam tahap pengerjaan selama setahun kepemimpinannya. Berbagai bantuan sosial untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat diterapkan.

“Kita melaksanakan program-program relokasi anggaran yang strategis kemarin menyentuh masyarakat, ada (bantuan) ratusan perahu, kemudian 5.000 ton benih,” tutur Andi Sudirman.

Kinerja Andi Sudirman juga sempat diganjar penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penghargaan itu atas dedikasi dalam mendukung program swasembada pangan.

“Kita juga sudah melaksanakan penanganan stunting sampai 15.126 anak,” beber Andi Sudirman.

Pemprov Sulsel juga menjalankan program Multiyears Project (MYP) 2025-2026. Total anggaran Rp 3,7 triliun digelontorkan untuk membangun 3 proyek infrastruktur strategis lewat skema MYP tersebut, mulai dari pembangunan jalan, irigasi dan rumah sakit.

“Paling penting ini ada multiyears untuk 1.000 kilometer jalan, Rp 3,7 triliun total. (Rinciannya) 2,5 triliun untuk jalan, kemudian irigasi 54.000 hektare yang akan kita irigasi serentak dalam waktu satu kali kontrak dan tiga tahun,” ujarnya.

“Insyaallah nanti dalam waktu 2 tahun, 3 tahun ini kita akan punya irigasi baru 54.000 hektare. Coba bayangkan 54.000 hektare, tidak mudah itu. Kemudian kita akan memiliki dua rumah sakit regional,” tambah Andi Sudirman.

Sektor transportasi juga menjadi perhatian demi mewujudkan misi ‘Sulsel Terkoneksi’. Pemprov Sulsel mengoperasikan Bus Trans Sulsel yang masih melayani masyarakat secara gratis di wilayah aglomerasi Makassar, Sungguminasa, Takalar, Maros (Mamminasata).

“Kita juga mengaktifkan kembali Trans Sulsel, karena Kementerian Perhubungan sendiri kan sudah selesai kontraknya mereka (untuk program Teman Bus) dan mau tidak mau mereka harus beralih ke tempat lain sehingga kita harus melakukan take over pelaksana untuk kesinambungan,” jelasnya.

Dia memastikan Bus Trans Sulsel akan terus ditingkatkan secara bertahap agar menjangkau wilayah yang semakin luas. Selain transportasi darat, sektor transportasi udara juga mendapat kucuran anggaran subsidi penerbangan.

“Kita juga melaksanakan subsidi penerbangan sehingga teman-teman kalau mau pergi Selayar, mau pergi ke Bone, mau pergi ke Masamba nanti insyaallah mudah-mudahan fire system-nya sudah bagus, itu sudah bisa juga lebih mudah,” tutur Andi Sudirman.

Nuri
Nuri Senin, 23 Februari 2026 15:56
Komentar