Logo Header

Bersama Menteri PUPR, Andi Iwan Darmawan Aras Tinjau Bendung Gerak Tempe di Wajo

Ridwan
Ridwan Minggu, 12 September 2021 00:34
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) bersama Menteri PUPR, Dirjen SDA PUPR dan Irjen PUPR beserta jajaran tinjau Bendung Gerak Danau Tempe, Kamis, 9 September 2021.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) bersama Menteri PUPR, Dirjen SDA PUPR dan Irjen PUPR beserta jajaran tinjau Bendung Gerak Danau Tempe, Kamis, 9 September 2021.

TEBARAN.COM, WAJO – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau Bendung Gerak Tempe di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, 9 September 2021.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Bendung Gerak Tempe merupakan infrastruktur sumber daya air yang membendung aliran sungai Cenranae guna mempertahankan muka air Danau Tempe agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan masyarakat.

Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan, selama berada di komisi V DPR RI yang bermitra langsung dengan Kementerian PUPR dan juga sebagai putra daerah selalu berupaya maksimal agar Danau Tempe mendapatkan penanganan yang maksimal.

“Sebab Danau Tempe merupakan salah satu dari 15 danau kritis di Indonesia yang sebelumnya mengalami pendangkalan akibat masifnya pertumbuhan eceng gondok, sedimentasi, dan okupasi lahan sehingga kerusakan Danau Tempe hari ini sangat nampak dan terus merendam ribuan hektar persawahan masyarakat pesisir Danau Tempe,” katanya.

 

Dia juga meminta langsung kepada Menteri Basuki, Agar penyelematan Danau Tempe ini menjadi prioritas agar bisa mendapat perhatian khusus, sebab Bendung Gerak Tempe ini membendung aliran air dari Danau Tempe pada musim hujan.

“Itu sebagai pengendali banjir di wilayah hilir Sungai Cenranae dan mempertahankan muka air danau pada musim kemarau pada elevasi tertentu untuk menjaga ketersediaan air di area pertanian dan perikanan,” jelas AIA.

AIA menuturkan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Ditjen Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PUPR terus melakukan revitalisasi berupa pengerukan, pemancangan cerucuk bambu, pengendalian gulma air dengan pembersihan rutin eceng gondok serta pemasangan geokomposite dan geosintetis guna mengembalikan fungsi alami Danau Tempe.

“Bendung gerak yang telah selesai pembangunan pada 2013 tersebut, selain memberikan manfaat di bidang pertanian dan perikanan, juga sebagai penyedia pasokan air baku untuk kebutuhan air PDAM di kota/kabupaten sekitarnya dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) serta sebagai sarana pariwisata dan transportasi air dari Sungai Cenranae ke Danau Tempe,” pungkasnya.

Ridwan
Ridwan Minggu, 12 September 2021 00:34
Komentar