Logo Header

Wali Kota Makassar Larang Konvoi dan Sahur On The Road

Nuri
Nuri Jumat, 20 Februari 2026 08:19
Wali Kota Makassar Larang Konvoi dan Sahur On The Road

TEBARAN.COM,MAKASSAR — Bulan suci Ramadan identik dengan peningkatan ibadah dan kebersamaan. Namun, di Kota Makassar, euforia menyambut bulan penuh berkah ini tidak boleh mengganggu ketertiban umum dan keselamatan warga.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan tegas melarang segala bentuk konvoi kendaraan dan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) yang kerap kali menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan.
Larangan ini disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa Appi tersebut di Balai Kota Makassar, Rabu (18/2/2026) malam, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap imbauan yang sebelumnya dikeluarkan oleh Kapolrestabes Makassar.
Saya tegaskan, tidak usah ada sahur on the road. Apalagi konvoi kendaraan beramai-ramai. Itu jelas mengganggu pengguna jalan lain. Saya lihat seringkali tidak pakai helm, ugal-ugalan. Ini tidak boleh terjadi,” ujar Appi dengan nada serius.
Menurutnya, momen sahur seharusnya diisi dengan kegiatan yang lebih bermakna. “Lebih baik kita sahur dengan tenang, lalu bergegas ke masjid untuk sholat Subuh berjamaah, dan mengaji. Itu jauh lebih bernilai ibadah,” imbuhnya.
Bukan sekadar imbauan, Appi bergerak cepat dengan menerjunkan aparatur kewilayahan hingga level paling bawah. Ia memerintahkan jajaran Ketua RT, RW, Lurah, Camat, dan Satpol PP untuk tidak bekerja sendiri-sendiri.
Mereka wajib berkolaborasi secara solid dengan aparat TNI dan Polri dalam mengawasi lingkungan masing-masing.
Ramadan ini aktivitas masyarakat meningkat. Ada pasar tumpah, tarawih keliling, hingga potensi gangguan ketertiban. Saya minta RT/RW jadi garda terdepan. Petakan potensi kerawanan. Lurah dan camat harus responsif terhadap laporan warga. Pendekatannya harus humanis dan persuasif, tapi jika melanggar aturan, tentu ada penindakan tegas dari Satpol PP dan TNI-Polri,” tegas Appi.
Dengan kolaborasi yang solid ini, Pemerintah Kota Makassar optimistis bulan suci dapat berjalan dengan penuh khidmat, aman, dan kondusif. Appi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga harmoni, karena keamanan kota adalah tanggung jawab bersama.
Di sela-sela agenda kerjanya, Appi juga berbagi cerita tentang kebiasaan pribadinya menjalani ibadah puasa. Meski sebagai pemimpin kota ia memiliki jadwal padat, kesederhanaan tetap menjadi pilihannya.
“Kalau saya, hari pertama puasa pasti habiskan waktu dengan keluarga di rumah. Setelah itu, baru akan keliling terus setiap hari untuk memastikan kondisi kota tetap kondusif,” ungkapnya.
Dengan pendekatan tegas dan humanis ini, Makassar siap menyambut Ramadan yang lebih tertib, aman, dan penuh berkah.

Nuri
Nuri Jumat, 20 Februari 2026 08:19
Komentar