Logo Header

Kebut Vaksinasi Berhasil Tekan Kasus Positif COVID-19 di Sulsel

Ridwan
Ridwan Selasa, 31 Agustus 2021 23:22
Mobile Vaksinator Sulsel kebut vaksinasi
Mobile Vaksinator Sulsel kebut vaksinasi

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Kasus positif Covid-19 di Sulsel menurun secara dratis. Koordinator Satgas Covid-19 Sulsel, dr Arman Bausat sebut salah satu penyebabnya adalah program kebut vaksinasi.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Penurunan positif Covid-19 di Sulsel kata Amran melihat dari jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit, dan yang mengikuti isolasi terpadu program FIT 1 Asrama Haji Sudiang Makassar dan FIT 2 BPSDM Sulsel.

Amran menyebut, saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang diisolasi di FIT 1 sekitar 50 orang. Sementara FIT sisa 19 orang. Begitu pun pasien yang dirawat di rumah sakit juga menurun drastis.

Penurunan ini lanjut Amran, merupakan dampak dari vaksinasi yang massif dari Pemprov Sulsel, pemberlakuan PPKM, dan juga meningkatnya kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, peningkatan pelayanan juga salah satu faktor penurunan kasus Covid-19.

Menurut Arman, jika dilihat perkembangan kasus Covid-19 tahun 2020 pasien terkonfirmasi positif mengalami kenaikan pada periode Juni-Juli dan Desember-Januari.

“Akhirnya Juni-Juli tahun 2021 itu naik lagi kan, dan Agustus mulai turun dan vaksin sudah mulai banyak,” katanya.

Olehnya itu, Amran berharap dengan adanya program kebut vaksinasi oleh Pemprov Sulsel dapat menanggulangi lonjakan kasus yang mungkin terjadi.

“Kita harapkan program kebut vaksinasi ini. Siapa tahu dengan vaksin sebanyak 70% rakyat Sulawesi Selatan nanti disiklus Desember-Januari (kasus) tidak naik,” ungkapnya.

Untuk diketahui sejak tanggal 25 Agustus 2021, dengan kasus harian 565. Turun di tanggal 26 Agustus menjadi 448 kasus, tanggal 27 Agustus penambahan 382 kasus, tanggal 28 Agustus dengan 374 kasus dan tanggal 29 Agustus dengan penambahan 210 kasus. Untuk tanggal 30 Agustus kasus positif harian sebanyak 105.

Selain itu, upaya treatment (perawatan) yang dilakukan oleh Pemprov Sulsel terus dilakukan dengan baik. Terlihat dari laporan media harian Covid-19 tanggal 30 Agustus 2021 pukul 12.00 WIB oleh data dari Kementerian Kesehatan RI, Sulawesi Selatan terjadi penambahan kasus 105 dengan jumlah kasus sembuh 703 dan kasus meninggal 10.

Tertanggal 30 Agustus, terlihat total positif aktif menurun. Kini berjumlah 5,678 atau 5,45%, angka kesembuhan berjumlah 96.575 atau 92,64%, meninggal 1.998 atau 1,93%.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman merasa bersyukur kondisi penyebaran Covid-19 mulai bisa ditekan. Hal itu tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak.

“Ini tidak lepas dari dukungan TNI-Polri-Kejaksaan, nakes, Satpol-PP, Dishub, Dinkes, BPBD, instansi vertikal, swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya yang berpartisipasi bersama dalam menekan laju penyebaran Covid-19,” tutur Andi Sudirman, Selasa, 31 Agustus 2021.

Meski begitu, ia pun meminta masyarakat untuk tidak lengah dan terus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Covid-19 masih disekitar kita, mari kita tetap prokes ketat, jaga imun dan iman,” tegas Andi Sudirman.

Terkait perkembangan vaksinasi di Sulsel, Dinas Kesehatan Sulsel mencatat vaksinasi sudah mencapai 28,93%. Data tersebut tertanggal 29 Agustus 2021.

Data tersebut, pencapaian vaksinasi Covid-19 di Sulsel telah mencapai 2.041.795 orang atau 28,93% dari target sekitar 7 juta orang.

Capaian vaksinasi di Sulsel itu juga tak lepas dari program layanan vaksinasi keliling atau Mobile Vaccinator hasil inisiasi Andi Sudirman. Layanan vaksinasi keliling ini memudahkan masyarakat untuk vaksinasi.

“Alhamdulillah, vaksinasi terus kita kebut. Kami masih sementara menunggu tambahan stok vaksin. Jika stok vaksin dari Pemerintah Pusat tiba, kami selalu instruksikan untuk segera kirim ke Kabupaten/Kota dan segera disuntikkan kepada masyarakat,” ujar Sudirman Sulaiman, Senin, 30 Agustus 2021.

Ridwan
Ridwan Selasa, 31 Agustus 2021 23:22
Komentar