Logo Header

Mapaba PMII FUFP UIN Alauddin Cabang Makassar Dihadiri Dekan

Ridwan
Ridwan Sabtu, 28 Agustus 2021 02:38
Mapaba PMII FUFP UIN Alauddin Cabang Makassar Dihadiri Dekan

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Ilmu Politik (FUFP) UIN Alauddin Cabang Makasaar menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba).

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Mapaba PMII yang berlangsung selama dua hari di Benteng Somba Opu, Makassar dihadir oleh Dekan FUFP UIN Alauddin, Dr Muhsin Mahfudz, Jumat, 27 Agustus 2021 malam. Dia hadir membuka acara sekaligus membawakan materi.

Dr Muhsin yang juga Majelis Pembina Rayon PMII membawakan materi Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Sesaat membuka acara, Dr Muhsin mengatakan bahwa kader PMII harus memiliki wawasan keilmuan yang mempuni. Selain itu, juga softskill untuk menjawab tantangan zaman.

Di kesempatan itu, dia juga bercerita tentang perjuangannya saat aktif menjadi pengurus PMII. Menurutnya capain kesuksesan dirinya saat ini tidak lepas dari proses panjang di PMII.

“Kesuksesan yang didapatkan hari ini adalah hasil dari proses panjang yang kami lalui di PMII,” ujar Muhsin dalam kegiatan bertemakan “Rekonstruksi Nilai Keislaman, Kebangsaan dan Kemahasiswaan sebagai Spektrum Pergerakan dalam Menjawab Tantangan Zaman”.

Sementara itu, Ketua PMII Rayon FUFP UIN Alauddin, Ahmad Fadli menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran Dr Muhsin.

Di hadapan peserta, Fadli menegaskan bahwa PMII adalah organisasi kaderisasi kemahasiswaan yang besar di Indonesia. Telah memiliki jutaan kader dan alumni-alumni yang hebat.

Dia juga menyampaikan, Mapaba PMII merupakan langkah awal untuk mengenal PMII lebih dalam.

“Kegiatan ini adalah pintu awal untuk masuk mendapatkan beragam ilmu pengetahuan namun semua itu butuh proses yang panjang,” ujarnya.

Serupa yang disampaikan Pengurus Komisariat UIN Alauddin Cabang Makasaar Nahdatul Aris. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal kaderisasi PMII.

“Kami akan menyediakan wadah aspirasi bagi seluruh kader-kader yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, karena di PMII ada banyak ilmu pengetahuan yang menjadi ciri khas warga Nahdiyyin,” pungkas Aris.

Ridwan
Ridwan Sabtu, 28 Agustus 2021 02:38
Komentar