Logo Header

KM Umsini Mulai Difungsikan Jadi Isolasi Apung, 500 Pendaftar yang Jadi Hanya 112 Orang

Ridwan
Ridwan Senin, 02 Agustus 2021 21:17
Isolasi Apung KM Umsini
Isolasi Apung KM Umsini

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Isolasi apung terpadu skala kota di Makassar, Sulawesi Selatan di atas Kapal Motor (KM) Umsini resmi dipergunakan untuk pasien Covid-19 yang OTG dan bergejala ringan.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara Kementerian Perhubungan dengan Pemkot Makassar, beserta PT Pelni di atas KM Umsini, Senin, 2 Agustus 2021 pagi tadi.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menyebut ada 500 pasien yang akan melakukan isolasi di apung. Akan tetapi, karena pengoperasiannya tertunda, sekarang tinggal 112 orang.

“Kita sudah list itu 500. Tapi kan kita banyak menyelesaikan hal ini sehingga agak tertunda. Turun i sede 112. Ini sekarang update terbaru. Karena kenapa turun, sembuhmi orang,” kata Danny Pomanto sapaan akrabnya dikutip dari Fajar, Senin.

“Susah juga ini kondisi kalau kita mau berharap banyak naik, berarti banyak yang sakit. Kalau kita temukan di rumah banyak yang sembuh, kita syukur juga,” tambah Danny.

Pada intinya kata dia, yang sudah dilaporkan setiap puskesmas akan mensuplai mulai dari hari ini. Dimana terdapat 47 puskesmas yang tercatat.

“Kira-kira bisa tiga bisa dua setiap puskesmas. 47 saya siapkan. Ya 100 lah kira-kira yang naik hari ini. Kira-kira begitu. Jadi mulai naik. Ini baru awal dari kita mengoperasikan ini,” imbuh orang nomor satu kota Makassar tersebut.

Kapal Umsini jadi isolasi apung, Pemkot Makassar harus menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 miliar per bulan untuk menyewa kapal tersebut yang merupakan milik PT Pelni.

“1,5 m perbulan dengan kapasitas bed 804 tambah 64. Total semua,” jelas Danny Pomanto.

Ridwan
Ridwan Senin, 02 Agustus 2021 21:17
Komentar