Logo Header

Wanita di Makassar Ngaku Digilir Dua Karyawan Bank BUMN di Hotel, A dan S Bantah Ini Buktinya

Ridwan
Ridwan Rabu, 28 Juli 2021 15:01
Ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Dua oknum karyawan Bank BUMN di Kabupaten Pangkep berinisal A dan S dilaporkan ke Polda Sulsel oleh seorang wanita berinisial N (22) yang mengaku diperkosa secara bergilir di salah satu hotel di Makassar.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Namun keduanya membantah tuduhan N. Sehingga A dan S melaporkan balik N dan sejumlah rekannya ke polisi dengan dugaan pencemaran nama baik. Hal ini disampaikan A seperti dikutip dari detikcom, Rabu 28 Juli 20201.

“Saya laporkan pencemaran nama baik,” ucap A, Rabu.

A membantah tuduhan N, karyawati THM di Makassar itu diperkosa secara bergilir di salah satu hotel di Kawasan Tanjung Bunga Makassar pada, Selasa, 13 Juli 2021 lalu.

A mengungkap awal mulai pertemuan dirinya dengan N. Menurutnya, perempuan N lebih dulu menghubungi dirinya melalui pesan singkat untuk bertemu pada Selasa malam.

A dan rekannya yang berinisial S kemudian bertemu dengan perempuan N dan seorang rekan wanitanya yang bekerja di salah satu THM) di Makassar. A mengaku bertemu dengan N di hotel setelah sepakat untuk melakukan hubungan badan.

Kesepakatan itu dengan pembayaran sejumlah uang kepada N. Selanjutnya A melakukan hubungan badan dengan N di sebuah hotel di Makassar. Bahkan A mengaku masih punya bukti percakapan terkait hal tersebut.

“Ada semua bukti chat-nya itu semua. Kita sudah deal, di situ chat-nya dia bertarif,” ucap A.

Berselang beberapa hari, A mengaku kaget karena didatangi di Pangkep oleh N dan beberapa pria yang mengaku LSM. Kedatangannya ingin memediasi karena N keberatan.

“Saat dia temui saya di Pangkep, mereka bilang kebetulan ini cewek keberatan. Tapi saya tidak disampaikan bilang pemerkosaan, tidak pernah,” kata A.

Atas tuduhan itu, A dan S melaporkan N, perempuan 22 tahun, asal Kota Makassar it ke polisi. Tapi sebelum itu, N lebih dulu melaporkan A dan S.

Ridwan
Ridwan Rabu, 28 Juli 2021 15:01
Komentar