Logo Header

Kuasa Hukum NA Siap Adu Fakta atas Dakwaan JPU

Ridwan
Ridwan Kamis, 22 Juli 2021 20:44
Kuasa Hukum NA
Kuasa Hukum NA

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Kuasa Hukum NA atau Nurdin Abdullah, Irwan menyampaikan, pihaknya tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan, alasannya untuk mempercepat jalannya persidangan.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

“Kami tidak mengajukan eksepsi. Alasannya supaya langsung pembuktian untuk mempercepat persidangan,” kata Irwan seusai sidang perdana Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah yang digelar di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis 22 Juli 2021.

Dalam sidang dakwaan yang dipimpin hakim ketua Ibrahim Palino, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Muhammad Asri mendakwa Nurdin Abudllah menerima sejumlah dugaan suap dari kontraktor dengan total sekitar Rp 13 miliar.

Dari Anggu Rp 2,5 miliar dan SGD 150 ribu atau senilai Rp 1,59 miliar (kurs dolar Singapura Rp 10.644). Selain itu, Nurdin menerima dari kontraktor lain senilai Rp 6,5 miliar dan SGD 200 ribu atau senilai Rp 2,1 miliar (kurs dolar Singapura Rp 10.644).

“Kalau kita total-total, kurang-lebih Rp 13 miliar,” ujar jaksa KPK Muhammad Asri dikutip dari detik.

JPU KPK juga mendakwa Nurdin Abdullah dengan pasal berlapis yakni, pasal 11 dan pasal 12 huruf a dan b Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 KHUPidana juncto pasal 64 ayat (1) KHUPidana.

Menanggapi dakwaan JPU KPK kepada Nurdin Abdullah, Irwan mengaku, hal tersebut masih bersifat dugaan. Sehingga harus dibuktikan dalam persidangan selanjutnya.

“Dakwaan itukan dugaan-dugaan yang dialamatkan kepada terdakwa dan itu butuh proses. Jadi nanti fakta persidangan yang menjelaskan, nanti membuktikan bahwa dakwaan ini benar atau tidak,” imbuhnya.

Selanjutnya, sidang kembali akan digelar kembali pada Kamis 29 Juli pekan depan di Pengadilan Tipikor Makassar.

Ridwan
Ridwan Kamis, 22 Juli 2021 20:44
Komentar