Logo Header

Hari Tasyrik Setelah Idul Adha Dilarang Puasa, Ini Amalan yang Dianjurkan

Ridwan
Ridwan Kamis, 22 Juli 2021 00:11
Amalan di Hari Tasyrik
Amalan di Hari Tasyrik

TEBARAN.COM Hari Tasyrik merupakan hari dimana umat Islam merayakan kemenangan dengan minum dan makan. Dalam arti, dilarang berpuasa.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Pelaksanaan Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah atau pada tahun ini jatuh pada tanggal 21-23 Juli 2021.

Pada Hari Tasyrik, untuk orang yang melaksanakan haji mereka sedang berada di Mina. Para jamaah tersebut melempar jumrah.

Dari berbagai sumber, Hari Tasyrik mempunyai arti “pengingat” .

Dan Rasulullah SAW dari riwayat Imam Muslim memberikan predikat sebagai a’dham al-ayyâm ‘ind Allah (hari termulia di sisi Allah).

Pada hari ini umat Islam dianjurkan melaksanakan berbagai macam amalan, berikut amalan yang disunnahkan saat Hari Tasyrik:

  1. Menyembelih Hewan Kurban

Salah satu amalan utama pada Hari Tasyrik yakni menyembelih hewan kurban. Berkurban hanya bisa dilaksanakan pada saat Hari Idul Adha dan Hari Tasyrik. Berkurban merupakan ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah dan mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang dilimpahkan.

  1. Makan dan Minum

Sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW,

“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Selama Hari Tasyrik, ibadah puasa diharamkan untuk umat muslim. Hal itu dikarenakan adanya dianjurkan untuk bersuka cita dengan memakan olahan daging kurban bersama keluarga dan membagikannya kepada saudara muslim lainnya.

  1. Perbanyak Berzikir

Kemuliaan Hari Tasyrik menjadikan hari ini sangat dianjurkan untuk berzikir. Zikir adalah ibadah dimana umat Islam senantiasa mengingat Allah dengan ucapan tahlil, tahmid, takbir, dll.

  1. Perbanyak Berdo’a

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Kinanah Al-Quraisy mengatakan, Ia mendengar khutbah Abu Musa Al-Asy’ari RA pada hari Idul Adha berkata :

“Pada tiga hari setelah An-Nahr (Hari Raya Kurban) itulah yang disebut Allah SWT sebagai ayyamul ma’dudat. Do’a yang dipanjatkan pada hari-hari tersebut tidak akan tertolak, maka hendaklah diantara kalian berdoa dengan berharap kepadanya.

Penulis : Susan Alwia
Ridwan
Ridwan Kamis, 22 Juli 2021 00:11
Komentar