Logo Header

Vaksinasi di Gowa Diharap Jadi Contoh Nasional

Ridwan
Ridwan Jumat, 25 Juni 2021 15:20
Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin
Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin

TEBARAN.COM, GOWA – Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin mengharap vaksinasi di Kabupaten Gowa menjadi contoh bagi daerah lainnya. Oleh karenanya ia mengajak masyarakat segera vaksinasi.

“Kepada masyarakat yang belum divaksin dihimbau agar tidak perlu takut untuk divaksin karena vaksin ini aman dan halal,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 24 Juni 2021 usai melakukan vaksinasi massal.

“Mari kita jadikan Kabupaten Gowa sebagai contoh dan teladan bagi wilayah lain di Indonesia dan kita pertahankan zona hijau dalam penyebaran Covid-19,” tambah AKBP Tri Goffarudin.

Catatan Polres Gowa, vaksinasi massal yang digelarnya menjelang hari Bhayangkara ke 75 tahun sejak tanggal 23 hingga 24 Juni 2021 animo warga Kabupaten Gowa sangat besar sampai mencapai 1.088 orang.

Dari jumlah animo tersebut terdapat 1.075 orang yang berhasil menjalani proses penyuntikan vaksinasi jenis Sinovac. Maka target seribu vaksin berhasil ditembus oleh Polres Gowa selama dua hari.

Vaksinasi massal ini digelar di tiga lokasi berbeda, Polres Gowa, Polsek Bontomarannu dan Polsek Pallangga. Adapun rincian jumlah warga yang divaksin selama dua hari sebagai berikut;

1. Polres Gowa dengan animo warga sebanyak 328 orang dan yang sudah divaksin sebanyak 324 orang
2. Polsek Bontomarannu Animo warga sebanyak 392 orang dan sebanyak 383 orang sudah disuntik
3. Polsek Palangga dengan animo warga sebanyak 368 orang sementara yang telah disuntik vaksin
sebanyak 368 orang

Tri Goffarudin menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya kepada masyarakat Kabupaten Gowa yang telah melakukan suntik vaksin. Dia berharap dengan vaksin ini dapat memperkuat imun tubuh.

“Semoga imun tubuh kita semakin kuat dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19,” tandasnya.

Kabupaten Gowa Realisasi Vaksinasi Terendah

Hingga tanggal 19 Juni tercatat realisasi vaksinasi dosis pertama telah menyasar 566.949 tenaga kesehatan (nakes), petugas publik, dan lansia.

Angka tersebut baru 37,6 persen dari total sasaran sekitar 1,5 juta orang wajib vaksin. Sementara, untuk vaksinasi dosis 2 baru 402.175 orang atau 26,69 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, dr Nurul, mengatakan Makassar menjadi daerah dengan presentase vaksinasi tertinggi.

“Untuk dosis 1 sudah ada 168.235 yang divaksin atau 69,9 persen dari total sasaran sekitar 240 ribu orang. Sementara untuk vaksin dosis 2 sudah 139.072 orang atau 57,8 persen,” kata Nurul, beberapa waktu lalu.

Sementara, daerah dengan realisasi vaksin tersendah, yakni Gowa. “Vaksinasi dosis 1 di Gowa sudah menyasar 19.019 orang atau 15,9 persen dari total sasaran sekitar 119 ribu orang. Sementara vaksinasi dosis 2 sudah ada 12.821 atau 10,7 persen,” jelas Nurul.

Nurul mengatakan, pihaknya terus menggenjot vaksinasi guru atau tenaga pendidik jelang pembukaan sekolah tatap muka yang rencananya akan digelar Juli mendatang.

Begitupun pada kelompok lansia, sebagai komunitas dengan status rentan atau berisiko terhadap penularan Covid-19.

Apalagi cakupan vaksinasi lansia masih sangat minim, untuk vaksinasi dosis 1 baru mencapai 8,31 persen atau 62.602 orang dari target sebanyak 753.303 orang. Sementara vaksinasi dosis 2 baru 4,48 persen atau 33.773 orang.

Ridwan
Ridwan Jumat, 25 Juni 2021 15:20
Komentar