Logo Header

Panasnya Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Politisi NasDem vs Golkar Nyaris Adu Jotos

Ridwan
Ridwan Rabu, 23 Juni 2021 20:38
Syaharuddin Alrif dari Fraksi NasDem dan Arfandy Idris dari Fraksi Partai Golkar.
Syaharuddin Alrif dari Fraksi NasDem dan Arfandy Idris dari Fraksi Partai Golkar.

TEBARAN.COM, MAKASSAR – Dua Anggota DPRD Sulsel terlibat kericuhan dan nyaris adu jotos di tengah penghujung rapat paripurna DPRD Sulsel, Rabu, 23 Juni 2021.

Beban Aisyah Rawat Ibu dan Adiknya dapat Perhatian Andi Sudirman

Keduanya adalah, Syaharuddin Alrif dari Fraksi NasDem dan Arfandy Idris dari Fraksi Partai Golkar.

Perdebatan panas terjadi saat tengah pembahasan finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bantuan Hukum bagi Orang Miskin, serta aturan kode etik dan tata cara badan kehormatan.

Peristiwa memalukan itu terjadi sekitar pukul 13.10 WITA di lantai 9 gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo.

Awalnya rapat paripurna DPRD Sulsel berjalan mulus saat pembahasan dua ranperda yang selesai di bahas, yaitu ranperda tentang bantuan hukum bagi orang miskin dan ranperda kode etik dan tata cara badan kehormatan.

Tiba-tiba, suasana mulai berubah saat pembahasan itu mulai berakhir. Saat itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrief, yang memimpin rapat, ingin melanjutkan agenda peluncuran program e-Aspirasi.

Beberapa anggota fraksi di DPRD Sulsel pun melakukan interupsi. Mereka meminta Syaharuddin terlebih dulu menutup agenda sidang, sebelum melanjutkan agenda launching e- Aspirasi yang merupakan kegiatan dari Sekretaris DPRD Sulsel.

Kondisi rapat semakin memanas saat anggota DPRD Sulsel dari fraksi Golkar, Arfandy Idris juga melakukan interupsi. Dirinya meminta sidang agenda ditutup.

“Sebaiknya ditutup dulu agenda yang pertama ini. Baru masuk agenda selanjutnya. Ini agenda apa?, tidak masuk dalam undangan,” tegasnya.

Interupsi yang dilayangkan direspons Syahar, sapaan akrab Syaharuddin, dengan meminta Arfandy untuk diam.

“Sudah Pak Arfandy. Tolong diam. Ini sudah dibahas di awal dan tidak ada yang membantah,” ujar Sekretaris DPW NasDem Sulsel itu.

Setelah agenda rapat resmi ditutup, Syahar turun dari meja pimpinan sidang dan memukul meja anggota DPRD Sulsel yang mengikuti rapat. Arfandy pun mendekatinya dan memegang tangannya.

Namun, Syahar tetap terlihat emosi. Keributan itu akhirnya dapat diredam. Sejumlah peserta rapat paripurna menenangkan Syahar.

Arfandy Idris akhirnya meminta maaf ke Sekertaris NasDem itu atas Insiden keributan yang terjadi saat rapat internal anggota DPRD Sulsel tersebut.

“Saya meminta maaf jika apa yang saya sampaikan tadi tak berkenan dengan wakil ketua DPRD Sulsel. Secara pribadi saya minta maaf,” ujar legislator Golkar tersebut.

Akibat kejadian ini, agenda launching E – Aspirasi yang sedianya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit batal dilakukan.

Ridwan
Ridwan Rabu, 23 Juni 2021 20:38
Komentar